Revitalisasi Terminal Giwangan, Perhatikan Tata Pamong dan Tata Kelola

31 May 2022, 8:05

YOGYA, KRJOGJA.com – Revitalisasi Terminal Giwangan memang diperlukan agar aset tersebut memberikan manfaat yang lebih besar untuk masyarakat. Beberapa hal yang penting diperhatikan agar proyek berhasil adalah terkait dengan tata pamong (governance), dan tata kelola (manajemen). Karena berdasarkan pengalaman selama ini, adanya proyek mangkrak umumnya karena kesalahan tata pamong dan tata kelola, termasuk soal aset.

“Kesuksesan revitalisasi Terminal Giwangan menjadi tanggung jawab semua pihak. Untuk itu butuh komitmen semua pihak, termasuk yang berkaitan dengan tata pamong (governance) dan tata kelola (manajemen). Pasalnya, jika pengelolaan aset tidak tepat, maka pengembangan usaha terkait juga tidak akan berkembang baik,” kata Peneliti Senior Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM Dr Arif Wismadi di Yogyakarta, Senin (30/5/2022).

Kementerian Perhubungan segera melakukan revitalisasi sejumlah Terminal Tipe A yang ada di Indonesia termasuk Terminal Bus Giwangan Yogyakarta. Semua itu dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan angkutan jalan dengan fasilitas dan bangunan layaknya bandara. Terminal Giwangan menjadi salah satu proyek percontohan revitalisasi yang dilakukan.


https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/revitalisasi-terminal-giwangan-perhatikan-tata-pamong-dan-tata-kelola/

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi