Reformasi Struktural, Bank Dunia Bantu 800 Juta USD

18 June 2021, 12:32

KBRN, Jakarta: aqqPemerintah ingin memastikan pertumbuhan investasi tahun ini positif untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan investasi tahun 2021 harus dipastikan positif agar bisa mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mengungkit pertumbuhan ekonomi tahun depan,” tegas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam pernyataannya, Jumat ( 18/6/2021).

Data Badan Kebijakan Fiskal menunjukkan,  pertumbuhan investasi di kuartal I/2021 tercatat sebesar Rp219,7 triliun atau tumbuh 2,3 persen secara kuartalan (qtq) dan 4,3 persen secara tahunan (yoy).

Untuk mendorong peningkatan investasi, pemerintah sudah merancang reformasi struktural untuk menghilangkan hambatan investasi dan perdagangan, mendorong investasi langsung yang berorientasi ekspor, meningkatkan integrasi perekonomian Indonesia ke dalam ekonomi global, mendorong pertumbuhan sektor manufaktur dan non-komoditas, dan meningkatkan daya saing.

“Reformasi ini akan mendukung transformasi ekonomi dari ekonomi berbasis komoditas menuju yang berbasis pada nilai tambah yang lebih tinggi dan dapat mendorong pemulihan ekonomi pasca- pandemi,” jelas Kepala BKF.

Menurutnya, komitmen pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi reformasi struktural ini disambut positif oleh lembaga pemeringkat, mitra pembangunan, dan berbagai lembaga keuangan internasional. Berdasarkan penilaian atas ketahanan ekonomi Indonesia dan proses pemulihan yang berkelanjutan, lanjut Febrio, Bank Dunia bahkan bersedia memberikan dukungan  pendanaan sebesar US$800 juta untuk reformasi kebijakan investasi dan perdagangan Indonesia serta membantu mempercepat pemulihan dan transformasi ekonomi.

“Pendanaan ini akan dioperasikan melalui dua pilar. Pilar pertama bertujuan untuk mempercepat investasi dengan membuka lebih banyak sektor untuk investasi swasta, khususnya investasi langsung, dan mendorong investasi swasta dalam energi terbarukan. Pilar kedua, mendukung reformasi kebijakan perdagangan untuk meningkatkan daya saing dan pemulihan ekonomi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan komoditas pangan pokok dan bahan baku serta untuk memfasilitasi akses ke input manufaktur,” pungkas Febrio.


https://rri.co.id/ekonomi/1083297/reformasi-struktural-bank-dunia-bantu-800-juta-usd?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Media

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi