Ratusan Nakes di Pegunungan Bintang Bakar 1.000 Lilin Kenang Perawat Gugur Akibat Penyerangan KKB

17 September 2021, 10:44

https: img.okezone.com content 2021 09 17 340 2472649 ratusan-nakes-di-pegunungan-bintang-bakar-1-000-lilin-kenang-perawat-gugur-akibat-penyerangan-kkb-j5NTFABkpA.jpg

JAYAPURA – Sebanyak 250 tenaga kesehatan di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Papua, menggelar aksi long march dan bakar 1.000 lilin. Hal ini sebagai bentuk duka cita atas gugurnya rekan sejawat mereka akibat kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo SukarnitoP mengatakan, aksi tersebut dipimpin Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang Sabinus Uropmabin yang dimulai pada pukul 15.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT dengan rute sepanjang Jalan Protokol di Kota Oksibil, Pegunungan Bintang.

“Rute diawali dari Jalan Kabiding menuju Pertigaan Mabilabol dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap dan bakar 1.000 lilin dilanjutkan kembali aksi damai long march dan pemasangan bendera hitam sebagai tanda duka yang mendalam atas gugurnya rekan sejawat mereka dalam tugas pengabdian pelayanan kesehatan di Distrik Kiwirok,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pada Senin 13 September 2021, terjadi penyerangan dan pembakaran yang dilakukan KKB di Distrik Kiwirok. Aksi ini mengakibatkan nakes dalam hal ini dokter, mantri dan perawat menjadi korban.

Salah satu nakes yang dinyatakan gugur atas nama Suster Gabriela Meilani umur 22 tahun setelah diserang KKB.

Hingga kini jenazah belum bisa dievakuasi karena sulitnya medan di kedalaman sekitar 500 meter juga cuaca di Kiwirok yang tidak mendukung dilaksanakan evakuasi.

Aksi damai long march berakhir di halaman Polres Pegunungan Bintang yang dilaksanakan dengan doa bersama para nakes dan tokoh agama serta Kapolres dan para personel Polres Pegunungan Bintang.

Baca Juga : Sosok Gabriella Meilani, Nakes Gugur saat Penyerangan KKB di Pegunungan Bintang Papua

Dalam pernyataan sikap para nakes yang dibacakan oleh Sabinus Uropmabin, nakes adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat yang seharusnya dilindungi oleh negara dan seluruh lapisan masyarakat.

“Para nakes prihatin dan menyesalkan aksi kekerasan yang dialami para sejawat mereka di Distrik Kiwirok yang menimbulkan korban jiwa serta satu nakes belum diketahui nasibnya,” katanya.

Dengan ditariknya nakes di Distrik distrik dan kampung-kampung maka pelayanan kesehatan ke masyarakat secara otomatis berhenti tapi jangan salahkan para nakes karena ini bukan kehendak mereka.

“Para nakes hadir dan melayani di Kabupaten Pegunungan Bintang bukan untuk membunuh apalagi dibunuh,” ujarnya.


https://news.okezone.com/read/2021/09/17/340/2472649/ratusan-nakes-di-pegunungan-bintang-bakar-1-000-lilin-kenang-perawat-gugur-akibat-penyerangan-kkb?page=1

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi