Ramaphosa Siap Beberkan Tanggapannya Soal Kasus Korupsi Zuma

25 October 2022, 8:49

Kantor kepresidenan mengumuman bahwa Cyril Ramaphosa akan memberikan pidatonya untuk menanggapi hasil penyelidikan komisi yudisial tentang dugaan korupsi yang dilakukan pendahulunya, Jacob Zuma, yang berkuasa dari 2009 hingga 2018. Sebuah dokumen setebal 76 halaman yang mengatur bagaimana pemerintah akan merespon penyelidikan tersebut sedang diterbitkan “segera” untuk dibacakan presiden.

Komisi penyelidikan yang dipimpin oleh Ketua Hakim Raymond Zondo telah menghabiskan empat tahun untuk menyelidiki korupsi yang terjadi  selama kepemimpinan Zuma, yang pada akhirnya juga menyeret lusinan menteri kabinet, pejabat pemerintah dan pengusaha.Ramaphosa akan menguraikan langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk melaksanakan rekomendasi komisi, sehubungan dengan tindakan terhadap pelaku korupsi. Ini sekaligus mencegah hal ini terulang kembali di di masa depan, kata kantor kepresidenan, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (23/10)Ramaphosa menerima laporan kelima dan terakhir dari komisi pada bulan Juni. Laporan tersebut mengatakan penyelidikan telah menemukan korupsi di sektor-sektor utama ekonomi termasuk perusahaan milik negara seperti utilitas listrik Eskom dan grup pengangkutan dan logistik Transnet.Komisi dalam pernyataannya mengatakan telah mendengar dari ratusan saksi bagaimana negara dan perusahaan dijarah miliaran dolar oleh Zuma dan sekutunya. Penyelidikan menemukan bahwa Zuma telah mengizinkan pengusaha yang dekat dengannya, seperti Atul, Ajay, dan Rajesh Gupta,  untuk menjarah sumber daya negara dan mempengaruhi kebijakan. Zuma menyangkal melakukan kesalahan. Begitu juga dengan Gupta yang menyangkal telah terlibat. Gupta dilaporkan melarikan diri ke Dubai. Pihak berwenang saat ini sedang mengupayakan proses ekstradisi terhadapnya.

Zondo telah mengkritik  Ramaphosa karena gagal berbicara tentang penjarahan yang terjadi selama lima tahun ia menjabat sebagai wakil Zuma. Zondo juga mengkritik Kongres Nasional Afrika yang berkuasa, yang menurutnya tidak melakukan apa pun untuk memberantas korupsi di jajarannya.

Media

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi