Puji Kapolri Soal Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, PBNU: Terimakasih Kembalikan Integritas Polri

16 October 2022, 10:42

Gus Yahya menyebut Polri harus segera mengembalikan kepercayaan publik yang merosot karena berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf memuji langkah Kapolri yang telah menangkap Irjen Teddy Minahasa terkait kasus narkoba. Ia menyebut langkah Kapolri itu sebagai upaya mengembalikan integritas dan disiplin Polri.”Selamat dan terima kasih atas kesungguhan dan keteguhan Kapolri dalam upaya kerasnya mengembalikan integritas dan disiplin Polri,” kata pria yang akrab disapa Gus Yahya, dalam keterangannya, Jumat (14/10/2022).Gus Yahya menyebut Polri harus segera mengembalikan kepercayaan publik¬† yang merosot karena berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. Gelapkan 5 Kg Sabu dari Barang Bukti, Irjen Teddy Minahasa Ganti dengan TawasIa mengatakan bahwa persoalan yang dihadapi Polri saat ini sangat komplek. Oleh karena itu, ia menyebut solidaritas diperlukan untuk menjaga kestabilan dan ketertiban negara.”Soliditas Polri, baik secara organisasional maupun moral, sangat menentukan dalam menjaga dan memelihara stabilitas dan ketertiban di waktu-waktu yang penuh tantangan ke depan ini,” pungkasnya.–breakDiberitakan sebelumnya, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menyatakan bahwa mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa telah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba. Penenatapan tersangka itu dilakukan setelah dilakukan gelar perkara.Mukti mengatakan bahwa Irjen Teddy Minahasa menggelapkan 5 kg sabu yang berasal dari barang bukti dalam pengungkapan kasus di Polres Bukittinggi.”Dari barang bukti di Polres Bukittinggi, (sebanyak) 5 kilo,” ujarnya kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022).Ia lantas menjelaskan terkait kasus narkoba yang ditangani Polres Bukittinggi pada Mei 2022. Ia menyebut ada 41,4 kilogram sabu yang disita oleh pihak kepolisian, namun hanya 35 kilogram sabu yang dimusnahkan.Sementara sisanya diduga digelapkan oleh Irjen Teddy Minahasa dan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawira Negara. Sabu seberat 5 kilogram tersebut diganti dengan tawas.”Iya, diganti dengan tawas,”¬† ucapnya.Irjen Teddy Minahasa Jual Sabu dari Barang Bukti, Demokrat: Layak Dihukum Seberat-beratnya

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi