Presiden Resmikan Industri Baterai Listrik Batang

8 June 2022, 12:31

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan implementasi tahap kedua pembangunan industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6/2022).

“Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, pagi hari ini tahap kedua industri baterai listrik terintegrasi dari LG dan konsorsium BUMN (Badan usaha milik negara) saya nyatakan dimulai pembangunannya,” kata Presiden dalam sambutannya.

Kepala Negara mengungkapkan, industri baterai listrik yang dibangun berkat investasi perusahan asal Korea Selatan LG, merupakan investasi pertama di dunia yang mengintegrasikan produksi kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir.

“Dimulai dari penambangan nikel, smelter, pabrik prekusor, pabrik katoda, kemudian baterai listrik, battery pack, hingga mobil listrik, masih ditambah lagi dengan industri daur ulang baterai. Dari hulu sampai ke hilir, end to end, semuanya dikerjakan dalam investasi ini,” jelasnya.

Lebih jauh Presiden menyebut, total investasi LG dalam investasi industri baterai listrik terintegrasi ini mencapai Rp142 triliun atau 9.8 miliar AS dolar. Menurutnya, jumlah tersebut bukanlah sedikit.

Kepala Negara pun merasa senang, karena investasi ini juga membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan 

“Dan yang paling saya senang, menyerap karyawan SDM tenaga kerja kita 20 ribu orang. Ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana, di dunia sekarang ini pembukaan lapangan kerja merupakan kunci,” ujarnya.

Lebih jauh, Presiden juga senang karena investasi ini tersebar di beberapa kawasan Indonesia.

“Pertambangannya, peleburan smelternya untuk nikel berlokasi di Halmahera di Maluku Utara. Kemudian untuk refinery industri pemurnian serta industri prekursor, industri katodanya, ada di Jawa Tengah di kawasan industri di Batang,” sebutnya.

“Kemudian pabrik baterai yang sedang juga dibangun di Karawang dan pabrik mobil listrik yang ada di Cikarang. Tersebar ini sangat baik. Tidak hanya di Jawa saja tapi luar Jawa juga banyak di bangun untuk investasinya,” tambahnya.

Ia berharap, sebagai negara dengan cadangan nikel (bahan baku utama baterai) terbesar di dunia, Indonesia dapat menjadi produsen utama produk-produk barang berbasis nikel.

“Ini keinginan Kita sejak lama kenapa kita stop Nikel adalah ke situ,” harapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam acara tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hadir pula Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-sung, dan Presiden LG Energy Solution Bang Soo Lee.


https://rri.co.id/ekonomi/1484978/presiden-resmikan-industri-baterai-listrik-batang?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Media

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Statement

Fasum

Transportasi