Prabowo ke London, RI Dapat Lisensi Kapal Perang Canggih dari Inggris

17 September 2021, 11:38

Kapal perang fregat Arrowhead 140 dapat membawa rudal permukaan-ke-udara (SAM), rudal serangan darat, rudal anti-kapal selam (ASW) dan sistem senjata jarak dekat. Fregat serba guna Arrowhead 140 akan menampilkan sistem informasi dan komando taktis Thales (TACTICOS), yang merupakan sistem manajemen tempur arsitektur terbuka yang meningkatkan kemampuan perang pasukan. Janes.com

TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan milik negara PT PAL mendapat linsensi untuk memproduksi kapal perang fregat dari perusahaan Inggris, Babcock. Kapal fregat adalah kapal perang yang dibangun dengan kecepatan dan kemampuan manuver.

Dalam keterangan tertulisnya, kapal fregat akan dikerjakan di Indonesia, dengan disain khusus serta spesifikasi yang memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Indonesia.
Kesepakatan diteken di London, Inggris, dalam acara “Defense and Security Equipment International (DSEI) 2021.” Penandatanganan disaksikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace pada Kamis, 16 September 2021.

Babcock, perusahaan kedirgantaraan, pertahanan dan keamanan yang berbasis di Inggris, memulai proses pembuatan kapal minggu depan. Babcok juga mulai membangun desain fregat Arrowhead 140 (AH140) untuk Angkatan Laut Inggris di Skotlandia.

Angkatan Laut Inggris dan Indonesia, akan memiliki kapal yang sama dan telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kapal perang itu diharapkan dapat memudahkan latihan dan komunikasi.

Desain dasar fregat Arrowhead 140 dapat dikonfigurasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan angkatan laut. PT PAL akan merancang modifikasi yang diperlukan untuk mengkonfigurasi Arrowhead 140 untuk kebutuhan Indonesia.

Kapal perang ini memiliki keunggulan lain yaitu bisa mengidentifikasi masalah lebih awal, sehingga biaya pemeliharaan bisa disesuaikan dengan anggaran negara. Pembuatan kapal di Indonesia juga akan membutuhkan tenaga kerja, meningkatkan perekonomian serta keamanan regional.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan Indonesia dan Inggris memiliki hubungan pertahanan dan keamanan yang sangat baik. Nota kesepahaman kedua negara melingkupi berbagai hal mulai dari siber hingga pertahanan, angkatan laut dan maritim.

Menurut Owen, angkatan laut kedua negara rutin bertemu setiap dua tahun. Indonesia dan Inggris juga memiliki agenda pelatihan bersama tentang keamanan maritim.

“Berbagi kapal baru yang sama adalah langkah lanjut yang seharusnya dilakukan. Saya sangat menantikan rekan-rekan kami di Indonesia membangun kapal ini di dermaga Surabaya” ujar Owen.


https://dunia.tempo.co/read/1507199/prabowo-ke-london-ri-dapat-lisensi-kapal-perang-canggih-dari-inggris

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi