Pondok Pesantren Memberikan Kesejukan dan Kedamaian

23 October 2022, 9:29

“Mereka adalah santri/santriwati kita yang berpengetahuan namun sangat menjunjung tinggi adab-adab kemanusiaan, mereka berdaya, menjaga dan bangkit menghargai siapapun manusia insan yang lahir dimuka bumi ini, santri pasti menghargainya,” terang Yunus.

RAKYATKU.COM, WAJO – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, H. Muhammad Yunus saat menyampaikan Pondok pesantren dapat memberikan kesejukan, kedamaian dan boleh jadi tidak ada ditempat tempat yang lain dan inilah berkah santri. Hal ini seperti disampaikan saat sambutan di Upacara Hari Santri pada Sabtu 22 Oktober 2022 di Lapangan Merdeka Sengkang.
“Ketika kita berada di Pondok pesantren dapat memberikan kesejukan, kedamaian dan boleh jadi tidak ada ditempat tempat yang lain dan inilah berkah santri. Semua ini tentunya tidak lepas dari kerja keras, keikhlasan dan ketulusan para pembina pondok pesantren di Kab. Wajo. Hormatku kepada para pembina terkhusus kepada Anregurutta dan Gurutta yang telah mendedikasikan jiwanya, dirinya untuk santri yang kita cintai,” katanya.
“Alhamdulillah kita bersyukur setelah pandemi melanda Indonesia, kita bisa kembali merayakan satu momen istimewa yakni Hari Santri 2022,” sambungnya.
Baca Juga : Perbarui Rencana Tata Ruang Wilayah, Pemkab Wajo Ajukan Ranperda ke DPRDIa juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Wajo yang telah berdedikasi yang luar biasa dalam memberi pembekalan lahir dan batin kepada santri/santriwati. Dengan upaya yang dilakukan, kata H. Muhammad Yunus santri kita di Kabupaten Wajo dari hari ke hari terus menorehkan prestasi. Bukan hanya dibidang agama namun santri kita telah bangkit bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan yang lain.
“Kita bersyukur bahwa kualitas pendidikan santri kita di Kabupaten Wajo tidak diragukan lagi sebagai suatu lembaga pendidikan yang menjadi pilihan utama masyarakat. Jika dulu pesantren menjadi pilihan nomer dua, bahkan yang ketiga, bahkan menjadi pilihan terakhir masyarakat kita untuk memasukkan anaknya di pondok pesantren, saat ini pesantren telah menampakkan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dengan torehan prestasinya,” sebutnya.
Di dibidang sains, kata H. Muhammad Yunus Alhamdulillah santri dari MA As’adiyah Macanang berhasil meraih juara satu dan juara dua sekaligus pada tingkat nasional olimpiade siswa bersaing dengan SMA/SMK se Indonesia. Ini adalah sebuah kebanggaan kita di Kabupaten Wajo dan sepekan yang lalu santri asal Wajo baru kembali dari Jakarta menampilkan sebuah prestasi yang luar biasa di ajang Madrasah Young Researchers Super Camp 2022, santri kita dari MTs As’adiyah Putri I berhasil meraih juara 3 nasional dalam penelitiannya ikan sapu-sapu.
Baca Juga : Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Kelurahan Walennae Datangi DPRD Wajo”Mereka adalah santri/santriwati kita yang berpengetahuan namun sangat menjunjung tinggi adab-adab kemanusiaan, mereka berdaya, menjaga dan bangkit menghargai siapapun manusia insan yang lahir dimuka bumi ini, santri pasti menghargainya,” terang Yunus.
Hadir Bupati Wajo H. Amran Mahmud selaku Inspektur upacara, Wakil Bupati Wajo H. Amran, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah KH. Muhyiddin Tahir, Rektor IAI As’adiyah, Ormas, Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Wajo dan ribuan santri.

Penulis : Abd Rasyid. MS

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

,

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi