Polisi Setop Proses Hukum Kasus Tewasnya Pesilat usai Berlatih

31 May 2022, 9:52

Selasa, 31 Mei 2022 – 08:20 WIB

VIVA – Polsek Gunungguruh menghentikan kasus atas tewasnya seorang pelajar SMP usai berlatih pencak silat bersama rekan-rekannya akibat tenggelam di Sungai Cipelang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 29 Mei 2022.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap guru pencak silat dari Perguruan Pencak Silat Cadas Raga berinisial DA, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan pada kasus meninggalnya Raitan (14), salah seorang pelajar yang terseret arus Sungai Cipelang,” kata Kepala Polsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin di Sukabumi pada Senin, 30 Mei.

Menurut Didin, hasil pemeriksaan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Gunungguruh terhadap DA terkait peristiwa kecelakaan sungai yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia murni musibah.

DA mengaku kepada penyidik bahwa kegiatan latihan pencak silat tersebut di tempat penggilingan padi. Namun usai berlatih, sebagian anak didiknya memilih untuk berenang di Sungai Cipelang, padahal DA sudah berulang kali melarangnya karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan dan mengimbau untuk pulang atau beristirahat.

ilustrasi jenazah dalam ambulans.

ilustrasi jenazah dalam ambulans.

Namun benar saja, kekhawatiran DA terbukti setelah tiga muridnya terbawa arus Sungai Cipelang. Dua di antara mereka berhasil diselamatkan dan satu korban meninggal dunia akibat tenggelam dan jasadnya baru ditemukan tim SAR gabungan beberapa jam setelah kejadian.

DA ditanyai belasan pertanyaan oleh penyidik dan terungkap bahwa kecelakaan yang merenggut nyawa satu muridnya itu bukan dalam rangkaian kegiatan latihan silat, melainkan sudah usai kegiatan.


https://www.viva.co.id/berita/nasional/1480060-polisi-setop-proses-hukum-kasus-tewasnya-pesilat-usai-berlatih?terbaru=3

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi