Polisi selidiki kasus gagal ginjal akut pada anak

25 October 2022, 9:42

Kepolisian tengah menyelidiki perkara gagal ginjal akut pada anak yang tengah marak belakangan ini dengan membentuk tim khusus. Tim khusus ini berisi empat direktorat kepolisian yang berasal dari Bareskrim Polri. 

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mendapatkan tindak pidana. Apabila ditemukan, maka penyidik akan melanjutkan di tingkat selanjutnya yakni penyidikan dan mencari tersangkanya. 

“Statusnya masih penyelidikan,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/10). 

Penyidik, kata Dedi, masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah sampel dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sampel itu adalah urin dan darah dari korban, serta obat sirup itu sendiri. 

Sebelumnya, Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan, tim ini dipimpin langsung oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri. Komposisi tim itu adalah Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, dan Direktorat Tindak Pidana  Pidana Umum. 

“Tim ini akan bergerak dalam tatanan penyelidikan dengan Kementerian Kesehatan dan BPOM,” kata Nurul dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (24/10). 

Sementara, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menyampaikan, BPOM akan melaporkan dua perusahaan farmasi yang diduga menggunakan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) dalam obat sirup yang diproduksinya. 

Penny menjelaskan, kandungan EG dan DEG di dalam produk obat sirup yang diproduksi oleh dua industri farmasi tersebut dalam konsentrasi yang sangat tinggi. Kandungan itu, kata dia, sangat beracun dan menjadi penyebab cepat terjadinya penyakit gagal ginjal akut. 

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi