Polisi: Pelaku Pembunuhan Anak di Cimahi Dijerat Pasal Pencurian dengan Kekerasan

25 October 2022, 7:50

PRFMNEWS – Polda Jabar mengumumkan telah berhasil mengidentifikasi identitas dan wajah pelaku penusukan dan pembunuhan anak perempuan usia 12 tahun di Jalan Mukodar, Kelurahan Cibereum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan, pelaku merupakan warga Kota Bandung bernama Rizali Nugraha Gumilar. Tompo melanjutkan, pelaku pembunuhan anak di Kota Cimahi itu berusia 22 tahun. Baca Juga: Ridwan Kamil Lantik Dikdik S. Nugrahawan sebagai Penjabat Wali Kota Cimahi “Sudah berhasil teridentifikasi. Sudah dilakukan penyesuaian data-data dan informasi serta alat bukti. Kami simpulkan pria ini pelakunya,” paparnya saat dihubungi via telepon pada Minggu, 23 Oktober 2022. Dijelaskan Tompo, pelaku dijerat pasal pencurian dengan kekerasan yang diatur dalam Pasal 365 KUHP. Sebab, pelaku diduga hendak mencuri Handphone milik korban namun korban tidak membawa Handphone saat kejadian. Baca Juga: Warga Bandung Sudah Bisa Nongkrong Lagi di Teras Cihampelas, Reaktivasi Sudah Tuntas “HP korban tidak ada. Pelaku kemudian melakukan penusukan lalu melarikan diri,” kata Tompo. Saat ini pelaku sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi kini memburu pelaku. “Kita sebarluaskan kepada masyarat agar pelaku cepat tertangkap,” imbuh Tompo. Baca Juga: Jalan Raya Barat Cicalengka Terendam Banjir Sore Hari Ini Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kota Cimahi ditusuk seorang pria pada Rabu, 19 Oktober 2022 malam. Anak perempuan itu ditusuk di sebuah area dekat rumahnya di daerah Kelurahan Cibereum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat sekira pukul 18.45 WIB. Anak perempuan itu ditusuk hingga meninggal dunia. Korban diketahui berinisial PS. Korban ditusuk pelaku sepulang mengaji.***

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi