Polisi Maritim Swiss Ungkap Kesulitan Mencari Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aere

30 May 2022, 12:36

PIKIRAN RAKYAT – Polisi Maritim Swiss membeberkan kesulitan yang dihadapi dalam pencarian Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, anak Ridwan Kamil yang hilang terseret arus sungai Aere, Swiss.

Menurut kepolisian, yang dikutip dari laman KBRI Bern, tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju. pada sungai Aere membuat mereka kesulitan menemukan anak Ridwan Kamil.

Polisi Maritim Swiss menggencarkan pencarian terhadap Eril, anak Ridwan Kamil. Hingga Minggu 29 Mei waktu setempat atau empat hari sejak hilangnya Eril pencarian masih belum membuahkan hasil.

Pencarian hari ke-4 dipimpin langsung oleh kepala Polisi Maritim Bern dan dimulai sejak pagi pukul 09.00 waktu Swiss.

Baca Juga: Momen Terakhir Bareng Anak Ridwan Kamil Disorot, Instagram Pacar Emmeril Kahn Dibanjiri Dukungan

Pencarian di sesi pagi hari dilakukan dengan metode boat search dengan menggunakan teropong untuk memantau situasi bawah air. Area pencarian telah mengerucut ada lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili.

Kemudian, proses pencarian pada sore hari, fokus area adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

Namun, hingga pukul 19.00 malam waktu setempat, pencarian masih belum membuahkan hasil yang diharapkan. Pencarian akan dilanjutkan pada Senin 30 Mei waktu Swiss.

Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya, terus mengikuti proses pencarian Eril di Swiss. Dari foto-foto yang diunggah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), terlihat Ridwan Kamil dan Atalia ikut dalam proses pencarian. Mereka saat itu terlihat tengah berbincang dengan kepolisian Swiss.


https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-014599654/polisi-maritim-swiss-ungkap-kesulitan-mencari-anak-ridwan-kamil-yang-hilang-di-sungai-aere

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi