Pertamina: Truk Batu Bara Tidak Boleh Isi Solar Subsidi

2 April 2022, 18:36

PIKIRAN RAKYAT –¬†Pertamina sedang mengkaji dan menyiapkan skema baru terkait kebijakan truk batu bara yang tidak diperbolehkan mengisi solar bersubsidi yang ada di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati saat kunjungan kerja di Jambi, Sabtu 2 April 2022.

Nicke mengungkapkan bahwa peraturan ini sudah sesuai dengan peraturan undang-undang.

“Mobil truk pengangkut batu bara itu merupakan industri besar yang tidak menerima subsidi solar dari pemerintah atau memakai BBM subsidi,” kata Nicke Widyawati dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Sabtu 2 April 2022.

Baca Juga: Relawan Jokowi Ungkap Munarman Menangis saat Dia Mau Jadi Saksi: Kok Orang Perlakukan Beliau Seperti Ini?

Nicke berharap, jika nantinya peraturan baru sudah selesai dikaji ulang, semuanya menjadi lebih tertib, terutama masalah mobil truk batu bara di Jambi.

Seperti yang kita ketahui, bahwa di Provinsi Jambi saat ini bisnis batu bara sedang berkembang pesat, dengan adanya kunjungan ini ia berharap masalah-masalah yang ada segera teratasi dan tidak menghambat perkembangan wilayah tersebut.

Kunjungan Nicke kali ini ke Jambi juga untuk memastikan pasokan BBM di Jambi dapat berjalan dengan baik menjelang Ramadhan 2022.

“Kita juga harus melakukan antisipasi kebutuhan BBM dan LPG di Jambi, selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Maka dari itu saya bersama Gubernur, Kapolda, Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Wali Kota melakukan kunjungan ke dua SPBU dan kita melihat langsung situasi dan pasokannya,” kata Nicke.

Saat ini sudah ada lima SPBU yang diatur khusus untuk melayani truk pengangkut batu bara, sehingga tidak menambah antrian panjang di SPBU. SPBU yang ditunjuk, akan beroperasi selama 24 jam setiap hari.

Baca Juga: Imbas Ucapan Luhut Pandjaitan, Prestasi Jokowi Sebagai Presiden Dipertanyakan

Untuk Jambi, pihak Pertamina sudah menyediakan SPBU Mobile dengan melakukan kerjasama dengan Ditlantas setempat untuk menentukan titik lokasi operasi, sehingga dapat mengurangi antrian di SPBU.

Pertamina juga sudah menyiapkan 15 unit kendaraan SPBU mobile, dimana sudah ada lima unit yang dimobilisasi ke lokasi dan akan segera dikoordinasikan untuk menetapkan lokasi operasi SPBU mobile ini. Ke-15 mobil itu berkapasitas 5.000 liter dan 16.000 liter,” ucap Nicke.

Nicke berharap BBM subsidi dipakai dengan baik dan tepat sasaran, sebab setiap liter yang dijual, pemerintah mensubsidi Rp7.800.

Nicke juga memohon dukungan dan bantuan pemerintah serta masyarakat Jambi untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan melaporkan jika terjadi penggunaan BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.

Karena hal tersebut menyangkut uang negara dan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.***


https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-014142936/pertamina-truk-batu-bara-tidak-boleh-isi-solar-subsidi

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi