Pengertian Stock Inventory, Jenis dan Manfaatnya untuk Bisnis

2 November 2021, 22:01

Pengertian Stock Inventory, Jenis dan Manfaatnya untuk Bisnis

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Banyak pemilik bisnis retail yang langsung enggan ketika mendengar kata inventory. Hal ini dikarenakan yang namanya stock inventory management itu erat sekali hubungannya dengan hitung menghitung, dalam jumlah yang sangat banyak!

Belum lagi ketika datang waktunya untuk melakukan stock opname. Mungkin tak masalah jika jumlah barang yang ada di gudang tak terlalu banyak. Namun buat yang stok barangnya mencapai ribuan jumlahnya, sudah pasti proses stock opname akan memakan banyak waktu dan tenaga.

Inilah yang membuat stock inventory management sangat krusial bagi setiap perusahaan. Sama seperti cash flow, inventaris jika dikelola dengan baik bisa memajukan bisnis anda, dan sebaliknya bisa membuat anda gulung tikar jika ditelantarkan. Saat ini telah hadir aplikasi inventaris barang kantor berbasis web yang tentu saja sangat memudahkan pemilik bisnis dalam stock inventory management.

Pengertian stock inventory management

Stock inventory management adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk merekam informasi mengenai stok barang perusahaan. Informasi tersebut misalnya berat, dimensi, jumlah, dan lokasi di mana barang tersebut berada.

Tujuan utama dari stock inventory management adalah untuk meminimalisir biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan barang tersebut di gudang. Biaya bisa diminimalisir dengan mengetahui secara pasti kapan harus melakukan stok ulang barang, atau membeli material untuk barang yang ingin dibuat.

Kenapa stock inventory management penting untuk bisnis

Pengelolaan inventori yang baik akan menjamin ketersediaan barang akan selalu terjaga. Sebaliknya, jika inventory anda tidak dikelola dengan baik akan membuat anda merugi, seperti misalnya kehilangan potensi penjualan karena barang yang dicari pembeli tak tersedia, atau pemborosan karena membeli dan menyimpan terlalu banyak barang di gudang.

Untuk itulah anda memerlukan bantuan inventory management system untuk mengotomatiskan pengelolaan inventory anda, termasuk menghemat uang yang harus anda keluarkan. Berikut ini 3 manfaat dari penggunaan inventory management system:

1. Menghindari kadaluarsa

Jika bisnis anda berfokus pada menjual barang-barang yang memiliki tanggal kadaluarsa seperti makanan, setiap harinya anda berhadapan dengan resiko barang jualan anda berujung basi dan tak bisa terjual. Inventory management system akan membantu anda mengatur jumlah persediaan barang sehingga kejadian barang kadaluarsa tak akan terjadi lagi.

2. Menghindari dead stock

Dead stock ini serupa tapi tak sama dengan barang kadaluarsa. Jika barang kadaluarsa mengharuskan anda membuang barang tersebut karena sudah tidak bisa dimakan atau digunakan lagi, namun deadstock membuat barang jualan anda tak bisa dijual karena trennya sudah lewat atau ketinggalan jaman. Gunakan inventory management system untuk menghindari kejadian tersebut.

3. Menghemat biaya sewa gudang

Jika anda belum memiliki gudang untuk penyimpanan barang, maka anda harus menyewa. Biaya yang harus anda keluarkan untuk sewa gudang umumnya beragam, tergantung dari berapa banyak barang yang anda simpan. Makin banyak barang yang disimpan, makin besar biaya yang harus anda keluarkan. Hemat biaya sewa gudang anda dengan stock inventory management yang apik.

Manajemen inventaris yang baik bukan hanya menghindarkan anda dari kerugian yang mungkin terjadi di atas, namun berpotensi meningkatkan cash flow perusahaan anda. Di saat anda sudah menggunakan inventory management system, anda akan tahu dengan pasti jumlah ketersediaan barang anda. Dengan demikian anda bisa melakukan pemesanan barang dari supplier di waktu yang tepat, dan membuat penjualan anda akan terus berjalan tanpa henti.

Jenis – Jenis Manajemen Inventory

Selain manfaat yang cukup banyak, jenis-jenis manajemen inventory pun cukup beragam. Beberapa jenis tersebut antara lain.

1. Bahan Baku atau Barang Mentah

Bahan baku merupakan jenis persediaan yang pertama. Manajemen harus mampu memastikan ketersediaan bahan baku ini karena merupakan sesuatu yang wajib ada. Tanpa ketersediaan bahan ini maka produksi dalam sebuah perusahaan tentu saja akan terhambat. Manajemen persediaan harus memastikan adanya stok bahan baku untuk proses produksi.

2. Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi merupakan jenis kedua yang diperlukan dalam manajemen inventory. Masih berhubungan dengan proses produksi, barang setengah jadi biasanya akan didistribusikan ke pabrik lain untuk diteruskan menjadi barang jadi. Pengelolaan inventory-lah yang digunakan untuk menentukan seberapa banyak barang yang diperlukan untuk didistribusi agar bisa memenuhi permintaan pasar dan sesuai jadwal produksi.

3. Barang Jadi

Setelah proses produksi menggunakan bahan baku mentah dan setengah jadi, maka dihasilkan barang jadi untuk dipasarkan. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, manajemen perlu mengatur jumlah yang tersedia, jalur distribusi serta jumlah yang dibutuhkan sesuai kondisi pasar.

4. Barang Suplai

Barang suplai merupakan jenis barang lainnya yang harus dikelola oleh manajemen inventory. Barang ini harus dikelola dengan baik dan dipilah mana yang akan digunakan untuk produksi dan mana yang tidak.

5. Barang Dagangan

Dalam manajemen inventory barang dagangan harus jelas jumlah dan kemana saja jalur distribusinya. Di samping kelima jenis barang tadi, ada dua jenis yang juga dikelola oleh manajemen inventory dari sisi permintaan. Pertama adalah barang mentah dan barang setengah jadi. Dan kedua adalah barang jadi.

Aplikasi inventaris barang kantor berbasis web terbaik

Salah satu software akuntansi yang dapat membantu melakukan manajemen persediaan adalah Jurnal by Mekari. Jurnal merupakan aplikasi inventaris barang kantor berbasis web menyediakan laporan tentang jumlah persediaan yang terintegrasi langsung dengan laporan keuangan perusahaan.

Anda dapat mengetahui jumlah persediaan secara cepat dan mudah untuk memonitor stok barang dengan salah satu fitur untuk mengelola stok barang.

Dengan menggunakan Jurnal Anda dapat memiliki aplikasi inventaris barang kantor berbasis web terbaik, di mana Anda akan mendapatkan fitur seperti:

• Notifikasi atau pemberitahuan dan kalkulasi produk secara langsung.

• Pelacakan penjualan produk terbanyak, sehingga memungkinkan perusahaan Anda untuk mengantisipasi dengan pemenuhan stok yang lebih besar.

• Mengimpor data persediaan dalam jumlah besar.

• Melakukan pelacakan secara cepat terhadap persediaan stok barang dalam beberapa lokasi yang berbeda.

• Mengatur jumlah minimal stok, sehingga dapat melakukan pemesanan tepat waktu.

Jadi, mulailah kelola persediaan bisnis Anda dengan mudah dan cepat bersama Jurnal. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari.

Pengertian Stock Inventory, Jenis dan Manfaatnya untuk Bisnis

Banyak pemilik bisnis retail yang langsung enggan ketika mendengar kata inventory. Hal ini dikarenakan yang namanya stock inventory management itu erat sekali hubungannya dengan hitung menghitung, dalam jumlah yang sangat banyak!

Belum lagi ketika datang waktunya untuk melakukan stock opname. Mungkin tak masalah jika jumlah barang yang ada di gudang tak terlalu banyak. Namun buat yang stok barangnya mencapai ribuan jumlahnya, sudah pasti proses stock opname akan memakan banyak waktu dan tenaga.

Inilah yang membuat stock inventory management sangat krusial bagi setiap perusahaan. Sama seperti cash flow, inventaris jika dikelola dengan baik bisa memajukan bisnis anda, dan sebaliknya bisa membuat anda gulung tikar jika ditelantarkan. Saat ini telah hadir aplikasi inventaris barang kantor berbasis web yang tentu saja sangat memudahkan pemilik bisnis dalam stock inventory management.

Pengertian stock inventory management

Stock inventory management adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk merekam informasi mengenai stok barang perusahaan. Informasi tersebut misalnya berat, dimensi, jumlah, dan lokasi di mana barang tersebut berada.

Tujuan utama dari stock inventory management adalah untuk meminimalisir biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan barang tersebut di gudang. Biaya bisa diminimalisir dengan mengetahui secara pasti kapan harus melakukan stok ulang barang, atau membeli material untuk barang yang ingin dibuat.

Kenapa stock inventory management penting untuk bisnis

Pengelolaan inventori yang baik akan menjamin ketersediaan barang akan selalu terjaga. Sebaliknya, jika inventory anda tidak dikelola dengan baik akan membuat anda merugi, seperti misalnya kehilangan potensi penjualan karena barang yang dicari pembeli tak tersedia, atau pemborosan karena membeli dan menyimpan terlalu banyak barang di gudang.

Untuk itulah anda memerlukan bantuan inventory management system untuk mengotomatiskan pengelolaan inventory anda, termasuk menghemat uang yang harus anda keluarkan. Berikut ini 3 manfaat dari penggunaan inventory management system:

1. Menghindari kadaluarsa

Jika bisnis anda berfokus pada menjual barang-barang yang memiliki tanggal kadaluarsa seperti makanan, setiap harinya anda berhadapan dengan resiko barang jualan anda berujung basi dan tak bisa terjual. Inventory management system akan membantu anda mengatur jumlah persediaan barang sehingga kejadian barang kadaluarsa tak akan terjadi lagi.

2. Menghindari dead stock

Dead stock ini serupa tapi tak sama dengan barang kadaluarsa. Jika barang kadaluarsa mengharuskan anda membuang barang tersebut karena sudah tidak bisa dimakan atau digunakan lagi, namun deadstock membuat barang jualan anda tak bisa dijual karena trennya sudah lewat atau ketinggalan jaman. Gunakan inventory management system untuk menghindari kejadian tersebut.

3. Menghemat biaya sewa gudang

Jika anda belum memiliki gudang untuk penyimpanan barang, maka anda harus menyewa. Biaya yang harus anda keluarkan untuk sewa gudang umumnya beragam, tergantung dari berapa banyak barang yang anda simpan. Makin banyak barang yang disimpan, makin besar biaya yang harus anda keluarkan. Hemat biaya sewa gudang anda dengan stock inventory management yang apik.

Manajemen inventaris yang baik bukan hanya menghindarkan anda dari kerugian yang mungkin terjadi di atas, namun berpotensi meningkatkan cash flow perusahaan anda. Di saat anda sudah menggunakan inventory management system, anda akan tahu dengan pasti jumlah ketersediaan barang anda. Dengan demikian anda bisa melakukan pemesanan barang dari supplier di waktu yang tepat, dan membuat penjualan anda akan terus berjalan tanpa henti.

Jenis – Jenis Manajemen Inventory

Selain manfaat yang cukup banyak, jenis-jenis manajemen inventory pun cukup beragam. Beberapa jenis tersebut antara lain.

1. Bahan Baku atau Barang Mentah

Bahan baku merupakan jenis persediaan yang pertama. Manajemen harus mampu memastikan ketersediaan bahan baku ini karena merupakan sesuatu yang wajib ada. Tanpa ketersediaan bahan ini maka produksi dalam sebuah perusahaan tentu saja akan terhambat. Manajemen persediaan harus memastikan adanya stok bahan baku untuk proses produksi.

2. Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi merupakan jenis kedua yang diperlukan dalam manajemen inventory. Masih berhubungan dengan proses produksi, barang setengah jadi biasanya akan didistribusikan ke pabrik lain untuk diteruskan menjadi barang jadi. Pengelolaan inventory-lah yang digunakan untuk menentukan seberapa banyak barang yang diperlukan untuk didistribusi agar bisa memenuhi permintaan pasar dan sesuai jadwal produksi.

3. Barang Jadi

Setelah proses produksi menggunakan bahan baku mentah dan setengah jadi, maka dihasilkan barang jadi untuk dipasarkan. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, manajemen perlu mengatur jumlah yang tersedia, jalur distribusi serta jumlah yang dibutuhkan sesuai kondisi pasar.

4. Barang Suplai

Barang suplai merupakan jenis barang lainnya yang harus dikelola oleh manajemen inventory. Barang ini harus dikelola dengan baik dan dipilah mana yang akan digunakan untuk produksi dan mana yang tidak.

5. Barang Dagangan

Dalam manajemen inventory barang dagangan harus jelas jumlah dan kemana saja jalur distribusinya. Di samping kelima jenis barang tadi, ada dua jenis yang juga dikelola oleh manajemen inventory dari sisi permintaan. Pertama adalah barang mentah dan barang setengah jadi. Dan kedua adalah barang jadi.

Aplikasi inventaris barang kantor berbasis web terbaik

Salah satu software akuntansi yang dapat membantu melakukan manajemen persediaan adalah Jurnal by Mekari. Jurnal merupakan aplikasi inventaris barang kantor berbasis web menyediakan laporan tentang jumlah persediaan yang terintegrasi langsung dengan laporan keuangan perusahaan.

Anda dapat mengetahui jumlah persediaan secara cepat dan mudah untuk memonitor stok barang dengan salah satu fitur untuk mengelola stok barang.

Dengan menggunakan Jurnal Anda dapat memiliki aplikasi inventaris barang kantor berbasis web terbaik, di mana Anda akan mendapatkan fitur seperti:

• Notifikasi atau pemberitahuan dan kalkulasi produk secara langsung.

• Pelacakan penjualan produk terbanyak, sehingga memungkinkan perusahaan Anda untuk mengantisipasi dengan pemenuhan stok yang lebih besar.

• Mengimpor data persediaan dalam jumlah besar.

• Melakukan pelacakan secara cepat terhadap persediaan stok barang dalam beberapa lokasi yang berbeda.

• Mengatur jumlah minimal stok, sehingga dapat melakukan pemesanan tepat waktu.

Jadi, mulailah kelola persediaan bisnis Anda dengan mudah dan cepat bersama Jurnal. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia .


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi