Peneliti Capai Rekor Efisiensi Panel Surya Ultra-tipis

1 April 2022, 11:12

KBRN, Surrey: Tim yang dipimpin bersama University of Surrey berhasil meningkatkan tingkat penyerapan energi panel wafer fotovoltaik (perangkat penerima arus atau tegangan listrik melalui paparan energi sinar) tipis sebesar 25%. Panel surya mereka, yang hanya setebal satu mikrometer (1μm), mengubah cahaya menjadi listrik dengan lebih efisien dibandingkan panel surya lainnya yang sama tipisnya dan membuka jalan untuk mempermudah penggunaan energi hijau yang lebih bersih secara umum.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal American Chemical Society’s Photonics, tim merinci bagaimana mereka menggunakan karakteristik sinar matahari untuk merancang lapisan sarang lebah yang tidak teratur yang terletak di atas wafer silikon. Pendekatan mereka mengadopsi dari alam dengan desain sayap kupu-kupu dan mata burung. Desain sarang lebah yang inovatif memungkinkan penyerapan cahaya dari sudut mana pun dan menjebak cahaya di dalam sel surya, memungkinkan lebih banyak energi yang dihasilkan.

Dr Marian Florescu dari Advanced Technology Institute (ATI) Universitas Surrey mengatakan, “Salah satu tantangan bekerja dengan silikon adalah hampir sepertiga cahaya memantul langsung darinya tanpa diserap dan energinya dimanfaatkan. Lapisan bertekstur di seluruh silikon membantu mengatasi ini dan desain sarang lebah kami yang tidak teratur, namun sangat seragam, sangat berhasil. ”

Tim peneliti dari University of Surrey dan Imperial College London bekerja dengan kolaborator eksperimental di AMOLF di Amsterdam untuk merancang, memodelkan, dan membuat fotovoltaik ultra-tipis baru.

Di laboratorium, mereka mencapai tingkat penyerapan 26,3 mA/cm2, meningkat 25% dari rekor sebelumnya 19,72 mA/cm2 yang dicapai pada tahun 2017. Mereka mengamankan efisiensi 21% tetapi mengantisipasi bahwa perbaikan lebih lanjut akan mendorong angka lebih tinggi, menghasilkan efisiensi yang jauh lebih baik daripada banyak fotovoltaik yang tersedia secara komersial, seperti dikutip dari University of Surrey, Kamis (31/3/2022).

Dr Florescu melanjutkan, “Ada potensi besar untuk menggunakan fotovoltaik ultra-tipis. Misalnya, mengingat betapa ringannya mereka, mereka akan sangat berguna di luar angkasa dan dapat membuat proyek ekstra-terestrial baru menjadi layak. Karena mereka menggunakan silikon jauh lebih sedikit, kami berharap akan ada penghematan biaya di Bumi juga, ditambah ada potensi membawa manfaat Internet of Things lebih banyak dan untuk menciptakan bangunan tanpa energi yang dilistriki secara lokal.”

Selain menguntungkan pembangkit tenaga surya, temuan ini juga dapat bermanfaat bagi industri lain di mana manajemen cahaya dan rekayasa permukaan sangat penting, misalnya, foto-elektrokimia, emisi cahaya solid-state, dan fotodetektor.

Langkah selanjutnya untuk tim akan mencakup menyelidiki mitra komersial dan mengembangkan teknik manufaktur.


https://rri.co.id/teknologi/sains-dan-teknologi/1406906/peneliti-capai-rekor-efisiensi-panel-surya-ultra-tipis?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi