Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz Belum Menemukan Titik Terang, Mahfud MD Doakan Keluarga Ridwan Kamil untuk Tabah

30 May 2022, 13:41

POJOKSATU.id, JAKARTA- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut berempati dan bersimpati atas musibah yang menimpa putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang hilang terbawa arus di Sungai Aare, Swiss.

Secara khusus Mahfud MD mendoakan Ridwan Kamil sekeluarga agar diberi ketabahan dan segera mendapat kepastian keberadaan putranya.

“Kepada keluarga Ridwan Kamil kita berempati dan bersimpati. Semoga tetap tabah dalam duka dan kecemasan menanti berita,” kata Mahfud MD melalui akun twitternya @mohmahfudmd, Minggu (29/5).

Mahfud MD turut mendoakan agar Emmeril Kahn atau Eril segera ditemukan.

“Kita ikut berdoa semoga segera ada kepastian keadaan nanda Emmeril Kahn,” ujarnya.

Mahfud MD mengajak Ridwan Kamil untuk terus berikhtiar, berdoa, dan bertawakkal atas musibah yang tengah menimpanya.

“Kang Emil, teruslah dalam ikhtiar, doa, dan tawakal,” imbuhnya.

BACA : Mabes Polri Bawa Kabar Terbaru Pencarian Emmeril Khan Mumtadz, Langsung dari Kepolisian Swiss

Hingga saat ini proses pencarian Eril masih belum membuahkan hasil. Otoritas terkait di Swiss masih terus berupaya mencari keberadaan Eril.

Eril bersama keluarganya berada di Swiss dalam rangka mencari informasi kampus untuk melanjutkan studi S2.

Eril yang berenang bersama adik dan seorang temannya kemudian dikabarkan terseret arus Sungai Aare pada Kamis (26/5) lalu.

Sebelumnya, KBRI Bern menyampaikan, kepolisian setempat sudah menemukan titik Emmeril Khan Mumtadz terakhir terlihat.

Di area itu pula, tim SAR dan kepolisian setempat akan memfokuskan pencarian Eril, pada Minggu (28/5/2022).

“Rencana pencarian difokuskan pada area di antara dua pintu air terdekat lokasi terakhir terlihatnya Sdr. Eril, yaitu Schwellenmaetelli dan Engehalde,” ungkap rilis KBRI Bern.

BACA : Netizen Malu-maluin Disorot Media Swiss, Anak Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz Hanyut, Sungai Aare Habis Dibully

Upaya pencarian juga melibatkan kepolisian, Polisi Maritim dan pemadam kebakaran yang akan melakukan pencarian menggunakan drone.

“Metode pencarian menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman tiga meter,” sambung keterangan tersebut.

Tim SAR juga menerbangkan drone surveilance yang terbang rendah di sepanjang tepian sungai.

“Upaya pencarian di hari ketiga ini lebih diintensifkan di beberapa titik yang dinilai krusial di wilayah sungai Aare,” terang keterangan KBRI Bern.(dhe/pojoksatu/rmol)

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi