Pemprov Jatim Deklarasikan Perang Lawan Narkoba

30 May 2022, 22:09

Malang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mendeklarasikan perang melawan narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa.
 
Kegiatan bertema ‘Deklarasi Anti Narkoba & Cinta NKRI’ tersebut juga diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat, mulai dari forum komunikasi umat beragama, pondok pesantren, siswa sekolah, kampus hingga suporter Arema.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan gerakan bersama ini harus diikuti oleh action plan bersama dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan mulai dari forkopimda, private sector, perguruan tinggi, dan sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Kita tidak sekedar berkomitmen say no to drugs, tapi kita juga punya komitmen bagaimana semua energi positif yang produktif, kita dedikasikan untuk meneguhkan kecintaan kita kepada Indonesia,” kata Khofifah di sela-sela acara, Senin, 30 Mei 2022.
 
Baca: Dianggap Korban Narkoba, Gary Iskak Cuma Direhabilitasi
 
Khofifah menjelaskan NKRI merupakan bagian dari yang ada pada ruh setiap energi yang dedikasikan untuk masyararakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu, dalam bentuk apapun, dimanapun, dan kapanpun, cinta NKRI harus jadi bagian seluruh aktivitas.
 
“Di dalamnya termasuk, kalau kita mencintai NKRI, maka jangan mencoba-coba menggunakan narkoba dan jangan melakukan perdagangan gelap narkoba. Narkoba jenis tertentu hanya dipergunakan oleh dokter untuk memberikan layanan kesehatan tertentu,” terangnya.
 
Sementara Kapolresta Malang Kota, Kombes Budi Hermanto, mengatakan deklarasi ini menjadi starting point untuk sama-sama saling mengingatkan dan aware dengan lingkungan sekitar. Baik itu lingkungan di rumah, tetangga dan rekan kerja.
 
“Kita sayang dengan generasi muda, bukan hanya terhadap memerangi narkoba. Ini kami bocorkan sedikit, Polresta Malang Kota tadi malam mengamankan lebih kurang 20 kilogram sabu. Ini masih dalam tahap pengembangan,” katanya.
 
Budi menambahkan seluruh elemen masyarakat mulai dari sekolah, pemangku kepentingan, swasta, harus aware dan terlibat di dalam penuntasan narkoba ini. Sehingga, tidak hanya BNN, polisi secara parsial, tetapi secara bersama.
 
“Kami di Polresta Malang Kota, kenapa tadi menampilkan aplikasi Jogo Malang Presisi, karena itu bisa menjadi sarana informasi. Bagi masyarakat yang memberikan informasi juga dijaga kerahasiaannya,” ujarnya.
 
 
 

(DEN)


https://www.medcom.id/nasional/daerah/0Kvo5rrN-pemprov-jatim-deklarasikan-perang-lawan-narkoba

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi