Pejabat PBB Kunjungi Rusia dan Ukraina, Bahas Gencatan Senjata

2 April 2022, 13:04

Sekjen PBB Antonio Guterres menjadi pembicara dalam sesi Mitigating Famine Risks dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu 13 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala bantuan kemanusiaan PBB Martin Griffiths akan melakukan perjalanan ke ibu kota Rusia, Moskow pada Ahad dan kemudian ke ibu kota Ukraina, Kyiv.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu 2 April 2022 Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada wartawan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mengejar gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina.

“Kami tidak menyerah untuk menghentikan pertempuran, di Yaman, di Ukraina, di mana pun di dunia,” kata Guterres.

Pada pembicaraan damai pekan ini, Rusia mengatakan Donbas, di mana ia telah mendukung separatis sejak 2014, sekarang akan menjadi fokus dari upaya perangnya. Pasukan Rusia meninggalkan desa-desa yang hancur dan tank-tank mereka yang terbengkalai saat mereka pindah dari ibu kota Kyiv.

“Anda lihat bahwa (musuh) melebih-lebihkan potensinya di sekitar Kyiv setidaknya. Dan kami terus maju untuk membebaskan kota-kota kami dan mengevakuasi orang-orang kami,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Yevhen Yenin.

Setelah gagal merebut satu kota besar, Rusia menggambarkan penarikan pasukannya di dekat Kyiv sebagai isyarat niat baik dalam negosiasi damai.

Ukraina dan sekutunya mengatakan pasukan Rusia telah dipaksa untuk berkumpul kembali setelah menderita kerugian besar karena perlawanan Ukraina yang gigih.

Ketika pasukan Ukraina merebut kembali lebih banyak wilayah di sekitar Kyiv pada Jumat, para pejabat di pelabuhan Laut Hitam Odesa mengatakan pertahanan anti-udara menggagalkan upaya serangan terhadap infrastruktur penting di kota itu. Reuters tidak dapat segera memverifikasi akun tersebut.

Gubernur Odesa, Maksym Marchenko, mengatakan tiga rudal telah menghantam sebuah distrik perumahan, menyebabkan korban. Dia mengatakan rudal ditembakkan dari sistem rudal Iskander di Krimea, semenanjung selatan Ukraina yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Baca juga: Dubes EU: Sanksi Barat Akan Pengaruhi Kemampuan Rusia Lanjutkan Perang

SUMBER: REUTERS

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


https://dunia.tempo.co/read/1577653/pejabat-pbb-kunjungi-rusia-dan-ukraina-bahas-gencatan-senjata

Partai

Institusi

K / L

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi