Pegelola Mal Grand Indonesia Hanya Memberlakukan Sertifikat Vaksinasi Elektronik

16 September 2021, 15:22

Pegelola Mal Grand Indonesia Hanya Memberlakukan Sertifikat Vaksinasi Elektronik

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Manajemen Grand Indonesia (GI) menyatakan tidak ada toleransi bagi para calon pengunjung Grand Indonesia (GI) yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin elektronik via Aplikasi PeduliLindungi.

Demikian diungkap Manager Corporate Communications GI Jakarta, Dinia Widodo. Dinia menambahkan, pengelola GI tidak menerima calon pengunjung yang hanya membawa kartu vaksin maupun sertifikat vaksin yang telah dicetak.

“Nggak menerima. Jadi karena sudah ada di peraturan pemerintah adalah kita harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk check in,” kata Dinia Rabu (15/9/2021).

Lebih lanjut, kata Dinia, manajemen GI tidak akan memberi akses masuk kepada calon pengunjung yang tidak bisa check in melalui Aplikasi PeduliLindungi.

“Di Aplikasi PeduliLindungi juga sudah terlihat sertifikat vaksinnya apakah mereka sudah divaksin atau belum,” sambung Dinia.

Baca juga: Antisipasi Pungli Saat Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Kabupaten Bekasi, Beriku Imbauan Dinkes

Baca juga: Dua Bioskop di Grogol Petamburan Dikabarkan Buka Hari Ini, Ternyata Diundur

Perihal penurunan level PPKM di wilayah DKI Jakarta, Dinia menyebut ada sedikit perubahan kebijakan dari pihak GI. Salah satu perubahan tersebut yakni kembali dibukanya tempat hiburan bioskop.

“Perubahannya hanya dibukanya kembali bioskop. Sekarang sudah diperbolehkan dengan kapastitas 50 persen. Dan yang boleh masuk hanya mereka yang hasil pindai QR Code aplikasi PeduliLindungi berwarna hijau. Jadi yang sudah vaksin dua kali,” jelas Dinia.

Adapun calon pengunjung yang diperbolehkan masuk yakni mereka yang berusia di atas 12 tahun. Termasuk bagi mereka yang sudah berusia lanjut.

“Hanya anak di bawah usia 12 tahun yang belum boleh masuk karena belum vaksin. Untuk usia di atas 70 tahun sempat saat ini sudah boleh masuk,” ucapnya.

Baca juga: Kisah Youtuber Erwin Laisuman, Pernah Jadi Sopir Taksi Online

Baca juga: Mal Kota Kasablanka Optimis, Pembukaan Bioskop Dongkrak Jumlah Pengunjung 

Walau sejumlah aturan sudah diperlonggar, jumlah pengunjung di GI masih landai. Dinia menyebut, hari ini sekira 20 persen pengunjung yang datang dari total kapasitas maksimal 50 persen.

“Jumlah pengunjung sedikit demi sedikit sudah kembali naik, cuma tentunya masih jauh dari angka kita yang biasa,” kata Dinia.

Aturan lain yang disesuaikan yakni rentang waktu operasional dan aturan makan di tempat. Dinia menjelaskan, GI dibuka dengan 50 persen total kapasitas dengan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB di hari kerja.

“GI dibuka hingga pukul 21.00 di akhir pekan. Hari biasa sampai pukul 20.00 WIB. Dan untuk makan pun sudah bisa 50 persen saat ini dengan waktu maksimal 60 menit,” ungkap Dinia.


https://wartakota.tribunnews.com/2021/09/15/pegelola-mal-grand-indonesia-hanya-memberlakukan-sertifikat-vaksinasi-elektronik

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Transportasi