Pecat Ferdy Sambo Cs Dari Kepolisian Makin Kencang

19 August 2022, 7:02

RM.id  Rakyat Merdeka – Desakan agar Kapolri segera memecat Irjen Ferdy Sambo semakin kencang. Paling lambat, mantan Kadiv Propam itu harus sudah dipecat sebelum sidang pidananya digelar.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mendesak Polri segera melakukan sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) terhadap tersangka Irjen Ferdy Sambo. Ditegaskan, pemecatan tidak hormat kepada Sambo pantas dilakukan.

“Kompolnas mendorong sidang kode etik terhadap tersangka Irjen FS (Ferdy Sambo) ini, segera dilaksanakan. Agar yang bersangkutan dapat diputuskan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat-Pecat),” ujarnya.

Poengky memastikan, Kompolnas akan hadir dalam KKEP terhadap man­tan Kadiv Propam itu. Kompolnas akan memastikan keputusan Komisi Kode Etik Polri adalah memecat Irjen Sambo dari institusi Kepolisian.

Berita Terkait : Soal Dugaan Suap Ferdy Sambo, LPSK Siap Beri Keterangan Ke KPK

Poengky mengatakan, Kompolnas mengacu pada Pasal 9 huruf f, Peraturan Presiden (Perpres) 17 Tahun 2011 tentang Kompolnas. Disebutkan, Kompolnas mempunyai kewenangan untuk mengiku­ti gelar perkara, sidang disiplin, maupun sidang KKEP Polri.

“Kami mendorong agar Polri secepat­nya melaksanakan sidang KKEP untuk tersangka FS,” tegasnya.

Poengky mengatakan, status tersangka Irjen Sambo terkait dengan perkara berat. Selain menjadi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, kata Poengky, hasil pemeriksaan Inspektorat Khusus (Irsus) Polri menguatkan pem­buktian tentang pelanggaran etik.

Dua perkara tersebut, menurut Kompolnas, menjadi dasar sangkaan kuat untuk sidang KEPP memutuskan pemecatan terhadap Irjen Sambo.

Berita Terkait : Setara Institute: Citra Polri Bisa Meningkat

“Jika dilihat dari pelanggaran etiknya, dan kasus pidananya yang berat, FS ini da­pat diputuskan PTDH,” kata Poengky.

Desakan serupa dilontarkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. Kapolri harus mencopot Irjen Ferdy Sambo dan anggota Polri lainnya jika terbukti melanggar kode etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“(Keputusan pemecatan) Sebelum sidang pidana digelar,” desak Sugeng.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Inspektorat Khusus (Itsus) mengupayakan putusan sidang pelanggaran kode etik terhadap anggota Polri yang terlibat kasus pem­bunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, akan keluar sebelum penga­dilan pidana digelar.

Berita Terkait : Kejagung Siapin 30 Jaksa Penuntut Umum

“Secepatnya dan kemungkinan putusan sidang etik sebelum pengadilan pidana digelar. Saat ini masih menunggu Itsus dulu,” kata Dedi.
 Selanjutnya 


https://rm.id/baca-berita/nasional/136910/desakan-atas-kasus-pembunuhan-brigadir-j-pecat-ferdy-sambo-cs-dari-kepolisian-makin-kencang

 

Partai

Institusi

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi