Pawang Hujan Dibilang Kearifan Lokal, Pendeta Gilbert Murka: Rumah Sakit Tutup, Balik Aja ke Dukun

2 April 2022, 14:05

Pendeta Gilbert Luimotang turut melayangkan protes atas kehadiran pawang hujan di pagelaran MotoGP 2022 di Mandalika.

Pemuka agama tersebut menyatakan kekecewaannya dengan adanya pawang hujan di MotoGP.

Ungkapan Pendeta Gilbert diunggah dalam akun Twitter seorang Da’i, Hilmi Firdausi.

“Apakah kita tidak malu sebagai bangsa Indonesia,” ungkap Pendeta Gilbert dalam video yang dikutip Suara.com, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Sebut Percaya Kebaikan Allah Tuhan YME, Rara Pawang Hujan: Aku Non Muslim, Jangan Ngawur!

“Saya hormati penjilat-penjilat politik, yang berkata oh ini benar bagus kearifan lokal, jujur pada dirimu sendiri, pakai akal sehat,” imbuhnya.

Pendeta Gilbert juga mengungkapkan bahwa dengan adanya pawang hujan baiknya ditutup saja rumah sakit dan ganti dukun.

“Tutup kalau begitu semua rumah sakit, tutup semua rumah sakit kan kalau kearifan lokal kita dulu pergi ke dukun,” kata Pendeta Gilbert.

Menurutnya, Indonesia seharusnya sudah maju. Bahkan dalam hal pawang hujan, para ustaz, pendeta, hingga kyai sudah mengingatkan untuk berdoa dan meminta tolong pada para ahli.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.


https://m.wartaekonomi.co.id/read404554/pawang-hujan-dibilang-kearifan-lokal-pendeta-gilbert-murka-rumah-sakit-tutup-balik-aja-ke-dukun?utm_source=direct

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi