Pasok Ganja ke Awak Angkot di Terminal Pulogadung, SM Simpan Stok Ganja di Lemari Pakaian

16 September 2021, 17:22

Pasok Ganja ke Awak Angkot di Terminal Pulogadung, SM Simpan Stok Ganja di Lemari Pakaian

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Polsek Matraman menangkap dua awak angkotan kota (angkot) di Terminal Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur karena kedapatan mengisap ganja.

Keduanya, berinisial M dan YS kedapatan mengisap ganja sembari menunggu penumpang di Terminal Pulogadung.

Kapolsek Matraman, Kompol Tedjo Asmoro, menjelaskan, penangkapan atasnM dan YS dilakukan setelah polisi mendapat informasi adanya transaksi narkoba di Terminal Pulogadung.

Berdasar informasi itu, polisi menindaklanjuti dengan menyamar sebagai penumpang angkot. Ketika itu polisi mendapati M dan YS sedang mengisap ganja di kursi depan angkot.

Kemudian polisi menggelandang M dan YS ke Mapolsek Mataman. Dari hasil pemeriksaan terhadap M dan YS, polisi mendapat informasi asal ganja yang dikonsumsi M dan YS.

“Keterangan M dan YS menyebut, ganja itu didapat dari SM yang tinggal di kawasan Bekasi,” ungkap Tedjo.

Baca juga: Aldi Bragi dan Ririn Dwi Ariyanti Saling Gugat Cerai ke Pengadilan Agama, Adakah Kemungkinan Rujuk?

Baca juga: PDAM Tirta Bhagasasi Optimistis Capai Target 300 Ribu Pelanggan Hingga Akhir Tahun, Ini Upayanya

Berbekal informasi itu polisi menyambangi kediaman SM hingga dapat SM berikut barang bukti berupa satu kilogram ganja yang disimpan dalam lemari pakaian.

Tedjo mengatakan, jajarannya masih mengembangkan kasus ini. “Masih kami kembangkan terus, ke mana pelaku menjual ganja dan dari mana itu barang,” kata Tedjo.

Tedjo menambahkan, dari pengakuan SM, ia sudah enam bulan mengedarkan ganja ke wilyahan Bekasi dan Jakarta Timur.

Lebih lanjut Tedjo menjelaskan, MS yang memasok ganja kepada M dan YS memiliki akses ke bandar narkoba yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). “Itu larinya ke dalam lapas juga. Dia belinya di dalam (lapas),” kata Tedjo.

Namun, Tedjo belum bisa memberikan keterangan, Lapas mana saja yang menjadi tempat SM mendapatkan ganja. “Informasi dari pengedarnya ke Lapas gitu saja,” ucap Tedjo.

Atas kasus ini ketiganya dikenakan Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.


https://wartakota.tribunnews.com/2021/09/16/pasok-ganja-ke-awak-angkot-di-terminal-pulogadung-sm-simpan-stok-ganja-di-lemari-pakaian

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi