Pandemi Covid-19 Belum Usai, Jamaah Haji Diminta Taat Prokes

8 June 2022, 12:05

Petugas mengantarkan jamaah yang menggunakan kursi roda di Asrama Haji Embarkasi Jakarta Timur, Sabtu 4 Juni 2022. Pelepasan keberangkatan jamaah haji kloter pertama pada hari ini, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief melepas keberangkatan jemaah haji secara simbolik sebanyak 389 jamaah. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta – Pandemi COVID-19 BELUM usai. Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), pun mengingatkan jamaah haji untuk tetap menaati protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi maka jamaah calon haji, baik yang sudah berada si Tanah Suci maupun yang masih di Tanah Air menunggu jadwal keberangkatan, diharapkan senantiasa taat prokes,” katanya.

Agus menjelaskan jamaah haji perlu tetap menggunakan masker dan mencuci tangan secara teratur. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dan pola tidur yang cukup untuk menjaga kondisi fisik selama melakukan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Setiap calon haji perlu selalu menjaga kondisi badan selama melaksanakan ibadah. Salah satu caranya adalah dengan istirahat yang cukup, makan yang cukup dengan gizi yang seimbang, serta memastikan kecukupan asupan air,” jelasnya.

Dia mengingatkan jamaah haji untuk rutin minum air setiap 2 jam dan tidak menunggu sampai haus. “Dengan demikian diharapkan dapat mencegah dehidrasi mengingat kondisi suhu udara diperkirakan cukup panas, berkisar antara 30-43 derajat Celcius,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan jamaah haji yang memiliki riwayat penyakit tertentu untuk menyediakan obat-obatan yang selama ini dikonsumsi. “Bagi yang menderita penyakit kronis perlu menyediakan obat-obatan rutin, tentunya sesuai petunjuk dokter yang selama ini menangani,” katanya.

Dia juga mengingatkan jamaah haji dapat mengenali gejala-gejala penyakit sedini mungkin dan jika merasakan keluhan dapat segera berkonsultasi ke layanan kesehatan yang disediakan. Dia juga mengingatkan calon haji yang berusia lanjut agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas karena berisiko lebih tinggi jatuh atau mengalami komplikasi penyakit.

“Jika diperlukan, maka calon haji lansia dapat didampingi saat beraktivitas, dan yang paling penting adalah selalu berdoa kepada Allah SWT agar selalu diberikan kesehatan selama ibadah haji,” imbaunya.

Baca juga: 2 Penyebab Utama Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci


https://gaya.tempo.co/read/1599631/pandemi-covid-19-belum-usai-jamaah-haji-diminta-taat-prokes

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi