Panas dan Kekeringan Memperlambat Pertumbuhan Pohon-pohon Tropis

2 April 2022, 10:45

KBRN, Wageningen: Pertumbuhan pohon-pohon tropis berkurang pada tahun-tahun ketika musim kemarau menjadi lebih hangat dan kering dibanding biasanya. Ini adalah temuan utama dari studi cincin pohon global yang diterbitkan di Nature Geoscience yang dipimpin Wageningen University & Research. 

Studi ini didasarkan pada jaringan global baru yang terdiri dari lebih dari 14.000 rangkaian data lingkaran pohon dari 350 lokasi di seluruh wilayah tropis. Para peneliti menemukan bahwa efek tahun-tahun yang lebih kering dan lebih panas lebih besar di daerah yang lebih kering atau hangat. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan kepekaan pohon tropis terhadap fluktuasi iklim.

Untuk waktu yang lama, para ahli ekologi berasumsi bahwa lingkaran pohon tidak ada di pohon tropis karena kurangnya musim dingin. Namun dalam beberapa dekade terakhir, pembentukan cincin pertumbuhan telah terbukti pada ratusan jenis pohon tropis. 

Penulis pertama, Prof Pieter Zuidema dari Wageningen University & Research berkata, ”Lingkaran pohon ini mengandung banyak informasi tentang sejarah pertumbuhan pohon. Dalam penelitian ini kami memanfaatkan potensi tersebut. Untuk pertama kalinya, kami mendapatkan gambaran pantropis tentang bagaimana pertumbuhan pohon tropis bereaksi terhadap fluktuasi iklim.” 

Studi ini merupakan upaya kolaboratif internasional, dengan 100 peneliti menyumbangkan data lingkaran pohon yang dikumpulkan di 30 negara tropis dan sub-tropis.

“Model simulasi menunjukkan bahwa selama tahun-tahun yang lebih panas atau lebih kering, vegetasi tropis tumbuh lebih sedikit dan karena itu mengambil lebih sedikit CO2 dari atmosfer. Namun pengukuran aktual pertumbuhan vegetasi sejauh ini masih kurang. Dengan demikian, hasil kami memberikan dukungan empiris untuk model global ini,” kata Pieter Zuidema, seperti dikutip dari Wageningen University & Research, Sabtu (2/4/2022).

Para peneliti terkejut dengan temuan bahwa selama musim kemarau iklim memiliki efek yang lebih kuat pada pertumbuhan pohon dibandingkan musim hujan. 

“Kita tahu bahwa fotosintesis dan produksi kayu dari pohon tropis umumnya mencapai puncaknya selama musim hujan. Lalu mengapa fluktuasi pertumbuhan batang dari tahun ke tahun bergantung pada musim kemarau? Itu mengejutkan dan membingungkan kami. Penjelasan kami adalah bahwa air tersedia untuk jangka waktu yang lebih lama selama tahun-tahun kemarau yang lebih basah atau lebih dingin. Sederhananya, musim tanam lebih panjang. Ini kemudian mengarah pada pertumbuhan batang yang lebih banyak,” kata rekan penulis Valerie Trouet dari University of Arizona.

Pemanasan global diperkirakan akan meningkatkan suhu di lokasi penelitian sebesar 0,5 derajat per dekade di masa depan. Penulis memperkirakan pemanasan akan memperburuk efek negatif pada pertumbuhan pohon di musim kemarau yang lebih panas dan kering. Jika pertumbuhan yang lebih lambat meningkatkan risiko kematian pohon, vegetasi tropis mungkin lebih sering menjadi sumber CO2 daripada menyerap gas rumah kaca ini.


https://rri.co.id/teknologi/sains-dan-teknologi/1409455/panas-dan-kekeringan-memperlambat-pertumbuhan-pohon-pohon-tropis?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi