Paksa Anies Baswedan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Formula E, Gus Umar ke Aliansi Sinergi Merah Putih: Giliran Kasus Korupsi Besar, Diam! Minggu, 23/10/2022, 03:20 WIB

23 October 2022, 3:20

Warta Ekonomi, Jakarta –
Tokoh Nahdlatul Ulama Umar Hasibuan alias Gus Umar, mengatakan sikap aliansi Sinergi Merah Putih, menyeruduk gedung KPK, dan menuntut agar kasus dugaan korupsi Formula E diusut tuntas adalah hal yang memalukan. 

Karena menurut dia, masih banyak kasus korupsi lain yang sudah jelas merugikan dan aliansi Sinergi Merah Putih tidak ada tindakan apapun. 
“Giliran ada kasus korupsi besar pada diam, lalu maksa supaya formula E dijadikan Anies tersangka. Ampun deh,” sentil Gus Umar (21/10/2022).

Baca Juga: Loyalis Prabowo Subianto Tulis Surat Terbuka, Isinya Bisa Untungkan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024

Pada potongan video unggahan Gus Umar. Setidaknya puluhan massa berkumpul di depan gedung KPK.

Terlihat seorang pria berbaju hitam celana coklat, diduga pimpinan demonstran meminta aparat kepolisian untuk memberikan ruang audiensi bersama orang-orang KPK.
“Ayo, bapak-bapak Kepolisian kalau tidak mau seperti itu, jembatani dong kita sama yang di dalam. Supaya kita bisa beraudiensi dengan sama mereka,” teriak pria yang juga memakai peci putih itu.

Adapun Polisi, tetap kokoh pada barisannya menghalang massa agar tidak menyeruduk kantor KPK.
“Ayo dong, jangan begitu dong bapak-bapak. Ini ketidakadilan pak, ketidakadilan. KPK ada, untuk kepentingan siapa? Untuk kepentingan bangsa atau Partai?,” tandasnya lagi.

Baca Juga: Anies Baswedan Disebut Ogah Pilih AHY Jadi Cawapres, Refly Harun: Kita Ngomong Apa Adanya Saja…

Massa aksi meminta kasus dugaan korupsi Formula E diusut. Menekan agar mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera diperiksa. Pun kalau tidak, massa meminta alasan kenapa Anies tidak diperiksa.
Baca Juga: PBNU Siap Lawan Politik Identitas, Faizal Assegaf Sindir: Yahya Staquf Lupa Adiknya Peralat Identitas PBNU untuk Berburu Kekuasaan

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty