Padam Subuh Tadi, Polisi Masih Selidiki Pemicu Kebakaran Pabrik Korek Api di Tangerang

3 November 2021, 11:50

Padam Subuh Tadi, Polisi Masih Selidiki Pemicu Kebakaran Pabrik Korek Api di Tangerang

Suara.com – Polisi tengah menyelidiki penyebab kebakaran pabrik korek api di wilayah pergudangan Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Penyelidikan salah satunya dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi.

“Masih dalam proses penyelidikan awal api dari mana. Karena informasinya ada yang dari penyortiran lah, kemudian meledak terus ada percikan api. Ini yang masih kami dalami,” kata Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdul Rohim saat dikonfirmasi, Rabu (3/11/2021).

Sejauh ini, kata Dodi, pihaknya total telah memeriksa lima orang saksi. Salah satunya ialah pihak pengawas.

“Sudah lima orang, itu ada dari manajer, pengawas dan karyawan,” katanya.

Baca Juga:
Butuh Semalaman Padamkan Pabrik Korek Api Terbakar, Ternyata Penyebab Kebakaran Gegera Ini

Berkenaan dengan itu, Dodi mengemukakan bahwa api di titik kebakaran telah padam sejak pukul 04.00 WIB subuh tadi. Kekinian, tengah dalam tahap pendinginan.

“Insyaallah korban tidak ada,” jelasnya.

Terbakar

Pabrik korek api di wilayah pergudangan  Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang terbakar. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB sore kemarin.

Berdasar video yang beredar, kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi ke langit. Terlihat pula api berkobar cukup besar.

Baca Juga:
Detik-detik Si Jago Merah Hanguskan Pabrik Korek Api di Pakuhaji Tangerang

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir ketika itu menyebut sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke titik lokasi.


https://www.suara.com/news/2021/11/03/102209/padam-subuh-tadi-polisi-masih-selidiki-pemicu-kebakaran-pabrik-korek-api-di-tangerang

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi