Nadiem Mau Dipanggil

31 May 2022, 8:02

RM.id  Rakyat Merdeka – Presiden Jokowi mengaku tidak tahu-menahu ada proses perubahan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim akan segera dipanggil gara-gara urusan ini. Warganet heran kok bisa presiden sampai tidak tahu, padahal itu urusan penting, terkait masa depan pendidikan bangsa.

Informasi ketidaktahuan Jokowi ini A1. Diungkapkan langsung oleh Aliansi Penyelenggara Pendidikan Indonesia (APPI) usai bertemu Presiden, di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan itu, Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno tampak kebingungan ketika mendengarkan uneg-uneg dari perwakilan APPI. Tak cuma soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisdiknas, Ketua Dewan Pengarah APPI Doni Koesoema yang juga ikut hadir dalam pertemuan itu, mengaku juga membahas hal-hal mendesak lainnya terkait masa depan pendidikan Indonesia.

Berita Terkait : Duo Brasil Sudah Latihan Bareng Skuad Maung Bandung

Selain Doni, Sekjen Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman, Ketua Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) Z. Arifin Junaidi dan Badan Pengawas Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (BP-MPK) David J. Tjandra juga hadir dalam pertemuan itu. Hadir juga Ketua Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Romo Darmin Mbula OFM dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi.

“Kami membicarakan persoalan-persoalan penting dan mendesak terkait masa depan pendidikan nasional, terutama terkait RUU Sisdiknas,” kata Doni, kemarin.

“Yang sangat mengejutkan bagi kami, dalam pertemuan hari ini, Presiden menyatakan bahwa beliau tidak tahu ada proses perubahan Undang-Undang Sisdiknas,” ujarnya.

Berita Terkait : Pengamat: Pemekaran Bawa Perubahan Signifikan Terhadap Pembangunan

Karena ketidaktahuan itu, ungkapnya, Jokowi akan memanggil Nadiem Makarim untuk meminta penjelasan terkait hal ini.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, APPI mendukung terbentuknya sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul sebagaimana visi dan misi presiden di periode kedua. Namun, ia menilai perubahan UU Sisdiknas justru jauh dari spirit gotong royong. Dan jika dilanjutkan, bisa merugikan, bahkan merusak legasi Jokowi. “Dan, ke depan akan menyulitkan para guru,” kritiknya.

Terpisah, Pemerhati Pendidikan, Indra Charismiadji mengaku, heran kenapa presiden bisa tidak tahu ada proses perubahan RUU Sisdiknas. Padahal, beberapa hal kontroversial dalam RUU itu, sempat viral dan menyita perhatian publik. Salah satunya, hilangnya frasa madrasah.
 Selanjutnya 


https://rm.id/baca-berita/nasional/126438/presiden-tidak-tahu-ada-perubahan-uu-sisdiknas-nadiem-mau-dipanggil

 

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi