Moody’s Pangkas Prospek Inggris Jadi Negatif

24 October 2022, 12:34

Orang-orang melintasi distrik perbelanjaan Regent Street dengan bendera Union tergantung menandai Platinum Jubilee untuk 70 tahun kepemimpinan Ratu Elizabeth II, di London, Rabu (18/5/2022)Krjogja.com – LONDON – Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service mengubah prospek peringkat pemerintah Inggris menjadi negatif dari stabil.Moody’s mengaitkan perubahan dalam prospek dengan meningkatnya ketidakpastian dalam pembuatan kebijakan di tengah prospek pertumbuhan lebih lemah dan inflasi yang tinggi. Selain itu, risiko terhadap keterjangkauan utang Inggris dari kemungkinan pinjaman lebih tinggi dan risiko pelemahan berkelanjutan dalam kredibilitas kebijakan, demikian mengutip dari laman CNN, Minggu (23/10/2022).Namun, lembaga pemeringkat menegaskan peringkat kredit negara tersebut. Penegasan peringkat Aa3 merupakan cerminan dari ketahanan ekonomi Inggris.Peringkat kredit pada dasarnya adalah nilai kredit untuk pemerintah dan perusahaan. Mereka menyatakan pendapat tentang kapasitas dan kemajuan peminjam besar untuk membayar kembali utangnya. Jerman, Kanada, Swiss, Australia dan Amerika Serikat memiliki beberapa peringkat kredit terbaik di dunia, sementara Argentina, Nigeria, Pakistan dan India memiliki beberapa peringkat terendah.Inggris berada di tengah-tengah penderitaan dari serangkaian pukulan terhadap ekonominya, yang menurut Bank of England mungkin sudah dalam resesi. Melonjaknya biaya makanan mendorong tingkat inflasi tahunan menjadi 10,1 persen pada September, sehingga kembalikannya ke level tertinggi dalam 40 tahun pada Juli 2022.Itu mungkin mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih agresif dalam pertemuan pada 3 November 2022 untuk meredam inflasi. (*)

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi