Mobil Engkel Tabrak Pohon di Cakung, Kernet Terjepit Dasbor

3 November 2021, 19:09

Mobil engkel boks bernomor polisi B 9750 KXS menabrak pohon di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/11/2021), pukul 13.45 WIB.  Bagian depan mobil engkel itu ringsek.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mobil engkel boks bernomor polisi B 9750 KXS menabrak pohon di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/11/2021) pukul 13.45 WIB.

Bagian depan mobil engkel boks itu ringsek. Sang kernet, Syahrul (33) terjepit dasbor.

Korban ada di antara mobil dan pohon besar sehingga terjepit. Kami harus membebaskan korban dari himpitan itu,” kata Kasi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, Rabu.

Baca juga: Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Jajaran Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan alat pemotong guna mengevakuasi kernet. Bagian dasbor mobil juga dipotong.

“Dalam waktu kurang lebih 20 sampai 30 menit, korban bisa dievakuasi dalam kondisi hidup,” ujar Gatot.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pondok Kopi, Duren Sawit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bagian tangan korban kena kaca, kaki serta badan terjepit,” kata Gatot.

Menurut Gatot, mobil engkel boks itu awalnya berniat menyalip sebuah kendaraan L300 di depannya.

“Namun oleng dan terguling menabrak pohon,” kata dia.

Sementara itu, sopir mobil itu berhasil keluar menyelamatkan diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


https://megapolitan.kompas.com/read/2021/11/03/18150581/mobil-engkel-tabrak-pohon-di-cakung-kernet-terjepit-dasbor

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi