Milad ke-22, UAI Luncurkan Buku Profil Inovasi 2022

16 August 2022, 20:02

RM.id  Rakyat Merdeka – Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) tepat berusia 22 tahun pada Rabu (10/8). Perjalanan UAI sebagai perguruan tinggi yang berdiri sejak 2000 telah menghasilkan 6 fakultas dan 19 program studi sarjana yang telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sebagai bentuk rasa syukur, Sidang Terbuka Senat Akademik UAI diselenggarakan bertepatan dengan milad ke-22. Sidang Terbuka Senat digelar di di Ruang Auditorium Arifin Panigoro Lantai 3. Sidang ini dihadiri seluruh sivitas akademika UAI beserta Dewan Pengurus Yayasan Pesantren Islam Al Azhar.

Dalam pidatonya, Rektor UAI Prof Asep Saefuddin menyampaikan, jika diibaratkan sebagai manusia, UAI berada pada fase remaja akhir, yaitu fase peralihan dari remaja menjadi dewasa dengan adanya berbagai bentuk pematangan baik secara fisik maupun mental.

Berita Terkait : Pemerintah Luncurkan Buku Vaksinasi Covid-19, Ini Isinya

“Pada fase ini, pemikiran seseorang menjadi lebih terbuka dan terorganisir. Begitu pun UAI, saat ini sedang membentuk kematangan diri untuk menjadi universitas terkemuka yang melahirkan manusia-manusia unggul dan bermartabat, yang memiliki kemampuan intelektual berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral, dan etika Islam sesuai dengan misinya,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (16/8).

Dia melanjutkan, pandemi Covid-19 telah mengubah pola belajar mengajar di seluruh tingkatan pendidikan. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Pembelajaran jarak jauh yang dulunya dianggap sebagai arah belajar masa depan dan sering terhambat regulasi, sekarang menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan universitas dalam waktu yang sangat cepat.

“Sumber belajar saat ini semakin banyak. Tetapi dosen UAI harus tetap menjadi inspirator kemajuan yang tekun dalam mengajak mahasiswa terus kreatif, kolaboratif, dan inovatif. Para tendik terus mendukung proses tridarma dengan prinsip-prinsip Islami dalam GUG (Good University Governance),” tambahnya.

Berita Terkait : UAI Gelar Sidang Terbuka Senat, Hadirkan Orasi Ilmiah Gita Wirjawan

Direktur Inovasi UAI Hanny Nurlatifah menyampaikan, membangun budaya inovasi di lingkungan universitas merupakan bukti kesungguhan UAI untuk mengambil peran dalam masyarakat. Banyak hasil penelitian yang belum menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat merupakan tantangan bagi pengelola perguruan tinggi.

“Bersamaan dengan peringatan milad ke-22 UAI, Direktorat Inovasi meluncurkan buku Profil Inovasi 2022 yang merupakan kurasi produk-produk hasil inovasi sivitas akademika Universitas Al Azhar Indonesia, yang pada 2022 berhasil dikurasi 17 Produk Inovasi dan 27 Konsep Produk Inovasi. Buku profil ini diharapkan menjadi jembatan antara produk yang dihasilkan perguruan tinggi dengan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) untuk berkolaborasi,” ucapnya.

Salah satu produk inovasi UAI telah berhasil berkolaborasi dengan mitra. Pada 2022, UAI juga mendapatkan pendanaan Program Matching Fund Kedai Reka dengan judul “Pengembangan Smart Class Untuk Mendukung Ekosistem Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi”, kolaborasi antara UAI, PT Visi Tiga Media, dan Institut Kesehatan Mitra Bunda.■


https://rm.id/baca-berita/nasional/136642/milad-ke22-uai-luncurkan-buku-profil-inovasi-2022

 

Partai

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi