Menparekraf Sandiaga Uno Tingkatkan Layanan Keamanan di Destinasi Wisata

31 May 2022, 11:19

Menparekraf Sandiaga Uno Tingkatkan Layanan Keamanan di Destinasi Wisata

MerahPutih.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bakal menerapkan standar keselamatan untuk wisatawan di Indonesia. Hal ini berkaca dari musibah yang dialami putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Swiss.

“Setiap destinasi harus memiliki sistem untuk mengidentifikasi kebutuhan pengunjung dari segi keamanan, kesehatan dan destinasi wisata di Indonesia juga harus menginspeksi,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno di Jakarta, Selasa (31/5).

Baca Juga

Emmeril Masih Hilang, Ridwan Kamil: Semoga Allah SWT Memudahkan Ikhtiar Ini

Sandi memiliki rencana mulai Juni melakukan inspeksi rutin terhadap pariwisata. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pedoman-pedoman destinasi wisata berkelanjutan.

Untuk lokasinya sendiri, mantan Wagub DKI Jakarta itu akan memulai pada destinasi wisata buatan dan juga destinasi alam yang harus dipastikan keamanan dan keselamatannya.

“Bukan hanya pemerintah tetapi masyarakat juga ikut memantau kepatuhan terhadap aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan di setiap destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif,” ucap Sandi.

Dalam instrument Permenparekraf Nomor 9 Tahun 2021 terdapat kriteria yang mengatur secara khusus terkait dengan isu keselamatan dan keamanan bagi pengunjung dan penduduksetempat, antara lain:

a. Tersedianya layanan keamanan dan kesehatan yang memenuhi standar kesehatan dan beroperasi aktif yang dapat diakses dengan mudah di destinasi. Dapat dibuktikan melalui: Terdapat layanan kesehatan seperti klinik, puskesmas maupun rumah sakit yang dapat diakses oleh masyarakat maupun wisatawan.

b. Destinasi memiliki sistem untuk mengidentifikasi kebutuhan pengunjung terkait layanan keamanan dan kesehatan. Dapat dibuktikan melalui: Adanya bagian dari pengelolaan destinasi yang bertugas memantau kebutuhan pengunjung akan layanan keamanan dan kesehatan

c. Destinasi melakukan inspeksi fasilitas pariwisata secara berkala untuk mengetahui kepatuhan terhadap standar kebersihan, Kesehatan, dan keselamatan. Dapat dibuktikan melalui: Pemerintah mengeluarkan pedoman cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keselamatan), environmental sustainability (pelestarian lingkungan CHSE) bagi sektor pariwisata, bukti penerapan dan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

Baca Juga

Sampaikan Simpati untuk Ridwan Kamil, Mahfud MD: Semoga Segera Ada Kepastian

“Pedoman-pedoman ini sudah kami berikan mudah-mudahan seluruh pengelola sentra ekonomi kreatif dan destinasi wisata patuh terhadap peraturan yang sudah kami sampaikan,” ucap Sandi yang dikenal memiliki hobi olah raga lari ini.

Menurut dia, Swiss adalah negara yang sangat maju dari segi pariwisata dan ekonomi kreatif sampai kepada wisata sungai, danau, dan sebagainya.

“Namun, kita juga bisa belajar bahwa harus terus meningkatkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). Destinasi harus memiliki sistem untuk mengidentifikasi kebutuhan pengunjung dari segi komponen dan kesehatan,” tuturnya.

Suami dari Nur Asia ini juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia terus mendoakan agar Eril dapat ditemukan dengan selamat.

“Di setiap salat saya mengirimkan doa juga membacakan Al-Fatihah bagi Eril dan bagi Kang Emil, Bu Atalia (istri Ridwan Kamil) dan sekeluarga,” kata Sandi. (Knu)

Baca Juga

Pencarian Putra Ridwan Kamil Belum Membuahkan Hasil pada Hari Ke-4


https://merahputih.com/post/read/menparekraf-sandiaga-uno-tingkatkan-layanan-keamanan-di-destinasi-wisata

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi