Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

17 June 2021, 18:17

Susur sungai digelar di Teluk Pangpang, yang masuk wilayah Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, kemarin Rabu (16/6/2021).

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar festival susur sungai yang digelar rutin tiap bulan. Festival ini digelar secara bergantian di sejumlah aliran sungai wilayah Banyuwangi.

Tujuannya festival ini salah satunya untuk menjaga ekosistem sungainya. Kali ini, susur sungai digelar di Teluk Pangpang, Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Rabu (16/6/2021). Teluk ini merupakan muara pertemuan Sungai Setail dan Kedunggebang.

Festival ini diikuti puluhan warga desa Wringinpitu. Mereka berperahu menempuh jarak 2 kilometer (km) melewati hutan bakau di sana.

Sembari menyusuri sungai, dilakukan penebaran ikan. Sebelumnya juga dilakukan bersih-bersih sungai dari sampah.

Baca juga: Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Guntur Priambodo mengapresiasi upaya warga yang punya kesadaran tinggi menjaga potensi alam.

“Saya bangga dengan upaya warga yang dengan guyub menjaga alamnya. Ini adalah aset yang harus bisa dinikmati anak cucu kita nanti,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (17/6/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan wilayah ini sudah melakukan konservasi mangrove sejak 1999 secara swadaya. Dinas Perikanan lalu mulai intervensi pada tahun 2000. Pada kurun waktu 2000-2004, telah ditanam 850.000 bakau berbagai jenis di lahan seluas 170 hektar.

Kemudian pada 2004-2014, penanaman nakau dilanjutkan dengan melibatkan berbagai lembaga seperti JICA, Universitas Brawijaya, Perhutani dan kelompok-kelompok masyarakat.

Pada tahun 2020, Teluk Pangpang ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial oleh Gubernur Jawa Timur.

Kawasan Ekosistem Esensial adalah kawasan konservasi di luar kawasan hutan yang sudah ditetapkan Kementerian Kehutanan, yakni taman nasional, cagar alam, dan suaka margasatwa yang pengelolaannya melibatkan banyak pihak.


https://travel.kompas.com/read/2021/06/17/160400927/melihat-festival-susur-sungai-di-banyuwangi-untuk-jaga-ekosistem-

 

Tokoh

Partai

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi