Mahyudin: Gagasan Pemindahan IKN Sejak Bung Karno hingga SBY, Diwujudkan Jokowi

3 April 2022, 16:24

...

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua DPD Mahyudin menyebut gagasan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah ada sejak Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno. Kemudian dilanjutkan Soeharto, BJ Habibie, hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia menilai bahwa pembangunan ibu kota baru yang diwujudkan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai proyek monumental.

“Sejak era Bung Karno sudah ingin memindahkan ibu kota dari Jakara ke Kalimantan. Era Soeharto juga sudah ada wacana memindahkan ibu kota ke Jonggol. Di era Habibie dan SBY juga sempat ada wacana serupa,” kata Mahyudin dalam keterangan resminya, Jumat (1/4/2022).

“Baru di era Presiden Jokowi ini terjadi. Dengan Ide besarnya, agar pemerataan pembangunan bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Mengingat Kaltim ini berada di tengah-tengah wilayah Indonesia, dengan daya dukungnya yang juga baik,” lanjutnya.

Mahyudin karenanya meminta kepada semua pihak untuk mendukung pemindahan IKN. Mengingat ide pemindahan ibu kota ini sangat mulia dan demi kebaikan masa depan bangsa Indonesia.

Namun, sambung Mahyudin, IKN Nusantara harus dibangun untuk jangka panjang. Karena menurutnya, proyek ini akan tercatat dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia.

“Kita harus support Pak Presiden bersama-sama, jangan biarkan presiden pasang badan sendiri, karena pemindahan IKN ini adalah ide mulia. Namun, kita tidak ingin membangun yang sifatnya hanya untuk esok hari atau lima tahun ke depan, kita ingin membangun untuk beribu-ribu tahun mendatang. Ini adalah proyek monumental yang akan tercatat dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia. Kita berharap, semoga pembangunan IKN ini berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Mahyudin bersama Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra, Wamen KLHK Alue Dohong, dan sejumlah anggota DPD daerah pemilihan (dapil) Kalimantan telah mengunjungi titik nol IKN Nusantara, pada Kamis (31/3/2022).

Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya DPD melihat langsung proses pembangunan IKN Nusantara dan mamastikan tetap on the track.

“DPD RI perlu melihat langsung proses pembangunan IKN Nusantara, agar tetap on the tract. Walau kita mendukung pembangunan ini, namun dukungan harus realistis, dengan melihat berbagai sisi lain, seperti sosial, budaya, dan juga masyarakat lokal. Kami ingin pembangun ini berjalan, namun masyarakat lokal juga harus mendapatkan tempat,” ucapnya. (*)


https://rilis.id/Nasional/Berita/Mahyudin-Gagasan-Pemindahan-IKN-Sejak-Bung-Karno-hingga-SBY-Diwujudkan-Jokowi-b9Y8YZ5

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi