Lukisan Mona Lisa Dilempar Kue, Pengunjung Heboh

30 May 2022, 10:59

Lukisan Mona Lisa Dilempar Kue, Pengunjung Heboh

Mutiul Alim | Senin, 30/05/2022 09:11 WIB

Lukisan Mona Lisa Dilempar Kue, Pengunjung Heboh

Noda kue di lukisan Mona Lisa (Foto: Marca)

Paris, Jurnas.com – Pengunjung Museum Louvre, Paris dibuat heboh oleh aksi seorang pria berkursi roda pada Minggu (29/5) kemarin. Lukisan Mona Lisa dilempar kue yang menyebabkan beberapa bagian lukisan terkenal itu kotor.

Dikutip dari Marca pada Senin (30/5), saksi menyebut bahwa pelaku yang mengenakan wig, awalnya duduk di atas kursi roda. Tiba-tiba dia berdiri dan mendekati lukisan karya Leonardo da Vinci tersebut, hingga akhirnya melempar kue.

Petugas keamanan museum yang berada di lokasi, bergegas mengeluarkan pria asing itu dari ruangan. Sementara pengunjung yang hadir memotret peristiwa itu tanpa henti.

Lukisan Mona Lisa dibuat antara tahun 1503 dan 1519 oleh Leonardo da Vinci. Insiden ini tidak mempengaruhi lukisan itu, karena sudah dilindungi oleh kaca pengaman.

Diketahui, upaya merusak dan mencuri lukisan berukuran 77 x 53 sentimeter itu bukan pertama kalinya sepanjang sejarah. Pada 1950-an, seorang pria melemparkan asam sulfat ke arah Mona Lisa yang berdampak pada lukisan itu. Pada tahun yang sama, seorang siswa asal Bolivia memukul lukisan dengan batu.

Selanjutnya, dalam sebuah pameran di Tokyo pada 1974, seorang wanita di kursi roda menyemprotkan cat merah ke arah lukisan, dengan alasan tidak puas dengan kurangnya akses landai.

Juga, pada 2009 silam seorang turis Rusia melemparkan secangkir teh ke lukisan Mona Lisa. Karya itu sempat dicuri lebih dari satu abad yang lalu, pada tahun 1911, dan hilang selama hampir tiga tahun.

TAGS : Mona Lisa Pengunjung Noda Kue Leonardo da Vinci


https://www.jurnas.com/artikel/117868/Lukisan-Mona-Lisa-Dilempar-Kue-Pengunjung-Heboh/

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi