Luhut Bicara Kenaikan Harga Pertalite, Pakar: Pemerintah Tidak Hadir Sama Sekali

3 April 2022, 18:04

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan persnya dalam peninjauan lokasi terowongan enam dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Purwakarta, Rabu, 30 Maret 2022. Tempo/Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta – Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menyayangkan rencana pemerintah menaikkan harga Pertalite. Wacana itu sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Fahmy menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 90 akan menimbulkan tekanan pada konsumsi masyarakat. Musababnya, rencana itu bergulir saat harga-harga komoditas pokok melejit.

“Kalau kenaikan (Pertalite) itu karena disesuaikan dengan harga keekonomian atau mekanisme pasarnya tanpa ada penambahan subsidi, ini pendekatan ekonomi yang liberal. Pemerintah tidak hadir sama sekali untuk masyarakat,” ujar Fahmy pada Ahad, 3 April 2022.

Fahmy berujar masyarakat dengan kelas menengah ke bawah serta yang berpenghasilan tetap akan menjadi kelompok yang paling terdampak kenaikan harga. Karena, mereka adalah konsumen utama BBM Pertalite.

Sementara itu, konsumen Pertalite kini merupakan pasar terbesar BBM dengan porsi lebih dari 70 persen. “Maka kalau kenaikan harga terjadi, ini akan berdampak ke kenaikan inflasi,” katanya.

Di sisi lain, Fahmy mengatakan sudah waktunya pemerintah mengalihkan seluruh subsidi BBM Premium ke Pertalite. Apalagi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sudah menetapkan Pertalite sebagai jenis bahan bakar minyak khusus penugasan.


https://bisnis.tempo.co/read/1578012/luhut-bicara-kenaikan-harga-pertalite-pakar-pemerintah-tidak-hadir-sama-sekali

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi