Kurangi Risiko Cedera Lutut, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini

23 October 2022, 8:16

Harianjogja.com, JOGJA—Saat berolahraga, kemungkinan mengalami cedera lutut bisa terjadi. Untuk mengurangi risiko tersebut, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan.Dokter Bedah Tulang Andi Nusawarta mengatakan cedera lutut dapat menyerang siapa saja. Terlebih, bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun yang lebih rentan mengalami cedera lutut ringan hingga berat.

Pria yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia ini mengatakan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan cedera lutut maupun bagian tubuh lainnya.

PROMOTED: 

Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Berikut cara mencegah cedera lutut menurut dokter Andi, dikutip dari Antara, Minggu (23/10/2022).Pencegahan1. Melakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah berolahraga.Pemanasan dan pendinginan dilakukan untuk mempersiapkan otot sebelum dan sesudah olahraga, sehingga tubuh lebih mudah beradaptasi dengan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan.“Siapkan dengan pemanasan dan nanti tubuh akan siap beradaptasi dengan olahraga yang dipilih. Tidak perlu dilakukan dengan terburu-buru, pelan-pelan saja. Pun dengan olahraga, yang penting adalah istiqomah (konsisten), rutin,” ujar dia.2. Menjaga berat badan

Dengan menjaga berat badan maka dapat membantu mengurangi risiko cedera lutut saat sedang berolahraga.“Tips untuk mencegah cedera lutut salah satunya adalah dengan menjaga berat badan dan keseimbangan,” kata Andi.3. Memperkuat otot inti tubuh

Andi juga menambahkan jika mengurangi potensi cedera otot bisa dilakukan dengan memperkuat otot inti tubuh.“Perlu juga untuk kita melatih otot supaya kuat, memberikan impact (pada ketahanan tubuh) yang dibantu oleh otot,” imbuhnya.4. Membangun program latihan secara bertahapOlahraga yang baik merupakan olahraga yang dilakukan secara rutin. Program latihan juga perlu dibangun secara bertahap.

“Dengan dilakukan rutin, tubuh akan terbiasa dan akan terasa ringan, bahkan bisa membuat tidur kita menjadi enak. Perlu diingat, yang penting (olahraga) dilakukan rutin, bukan soal berat atau bebannya,” ujar Andi.5. Memakai pelindung lutut ketika melakukan beberapa olahraga6. Menjaga serta melatih keseimbangan tubuh

Setelah menerapkan berbagai cara tersebut, kita juga tetap harus waspada terhadap risiko cedera lutut. Jika hal itu terjadi, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai dan diberikan pertolongan lebih lanjut.Upaya Pertolongan1. Ketika muncul keluhan saat sedang berolahragaAndi menjelaskan jika saat berolahraga lalu muncul keluhan, maka sebaiknya beristirahat. Jika keluhan itu hilang, berarti kondisinya membaik.

Kendati demikian, jika setelah olahraga ada nyeri yang hilang dan muncul lagi, maka kondisi itu merupakan peringatan bahwa ada sesuatu yang belum sembuh.“Jika sudah seperti itu, jangan tunggu lama. Itu (cedera) biasanya di grade sedang. Semua gejala yang ada dan tidak hilang, atau timbul tenggelam di lutut, harus diperiksakan dan diwaspadai. Apalagi kalau sakitnya terus menerus,” ujarnya.2. Tidak semua cedera harus ditangani melalui operasiJika cederanya tergolong ringan seperti terkilir, biasanya akan sembuh sendiri. Namun, jika kondisinya cukup berat perlu segera bertemu tenaga professional.“Lebih baik bertemu dokter di sport center, jangan dibiarkan agar cederanya tidak menjadi berat, dan kita malah menabung cedera di kemudian hari,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi