KSAL Tegaskan Laut Natuna Aman, Tak Ada Intimidasi Kapal Asing

23 October 2022, 4:39

Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memastikan kondisi di Laut Natuna Utara aman. Ia juga memastikan tak ada intimidasi dari kapal-kapal asing. 
 
Yudo memerintahkan Gugus Tempur Laut Komando Armada I sebagai pengendali taktis operasi. Personel TNI AL, kata Yudo, rutin memantau dari udara kondisi di Laut Natuna Utara. Mereka menggunakan pesawat patroli maritim (patmar) TNI AL untuk memantau.
 
“Berdasarkan patroli maritim TNI AL terlihat beberapa KRI yang sedang melaksanakan operasi dalam penegakan hukum dan kedaulatan di perairan yurisdiksi nasional, tepatnya di wilayah perairan Natuna Utara,” kata Yudo melalui keterangan tertulis, Sabtu, 22 Oktober 2022. 

-?

Yudo mempersilakan media untuk dapat menyaksikan secara langsung pengamanan di lapangan yang telah dilakukan oleh TNI AL. Seperti, kegiatan patroli rutin yang dilakukan oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan unsur pesawat udara intai maritim TNI AL di wilayah perairan Natuna Utara.
 
“Sampai saat ini situasi Laut Natuna Utara aman dan terkendali,” kata dia. 
 
Untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia, TNI AL mengerahkan sejumlah alutsista, seperti lima KRI, satu pesawat udara, dan satu helikopter. Mereka tergabung dalam unsur gelar operasi untuk penegakan wilayah di area Laut Natuna Utara. 
 
Pernyataan ini disampaikan Yudo terkait informasi yang menyebutkan adanya kegiatan intimidasi yang dilakukan oleh kapal negara asing.
 
Baca: Momen Para Perwira TNI AL Menari di Perayaan HUT TNI AL ke-77
 
Sebelumnya, TNI AL sudah melakukan sosialisasi kepada para nelayan di wilayah Natuna mengenai hukum laut internasional, batas batas laut di Natuna, standar keselamatan pelayaran, dan prosedur pelaporan masyarakat berkaitan dengan kejadian di laut. Sosialisasi dilaksanakan oleh Koarmada I dan secara rutin dilaksanakan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai.
 
Jamin hak lintas damai
Kasal di berbagai kesempatan sebelumnya menyatakan bahwa Indonesia menjamin hak lintas damai untuk kapal-kapal internasional saat berada di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. 
 
Kapal-kapal itu diizinkan melintas selama berlayar terus menerus dan tidak lego jangkar. Selain itu, tidak melakukan kegiatan ilegal. 
 
Yudo juga mengimbau kepada masyarakat, apabila mendapat intimidasi dari kapal negara lain saat berlayar di ZEE Indonesia, segera laporkan kepada satuan TNI AL terdekat. Nanti, Lanal atau ke kapal-kapal perang TNI AL akan berpatroli dan segera menindaklanjuti.
 
Kegiatan patroli yang dilakukan TNI AL di perairan Natuna Utara ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia, menjamin keamanan, keselamatan dan stabilitas kawasan. Terlebih Indonesia dalam waktu dekat akan menyelenggarakan kegiatan pertemuan G20.
 
Baca: Presiden: TNI Harus Tingkatkan Profesionalitas
 
Pengamanan wilayah perairan oleh TNI AL untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa perairan Indonesia, utamanya perairan Laut Natuna Utara, adalah wilayah yang aman. 
 
“Tidak ada keraguan terhadap situasi keamanan dan stabilitas kawasan di perairan yurisdiksi nasional Indonesia,” kata Yudo.
 (UWA)

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi