KPK Dalami Perintah Bos PT SSN Siapin Duit Buat Suap Bupati Muba

3 November 2021, 7:02

RM.id  Rakyat Merdeka – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan orang pegawai PT Selaras Simpati Nusantara (SSN) pada Senin (1/11).

Delapan pegawai itu adalah Saskia Arantika, Istiqomah Fajriani, Marlisa, Feni Fenisia, Dahlia Fanfani, Negi Vasterina, Agustinus, dan Idham.

Berita Terkait : Kasus Suap Bupati Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi BNPB

Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Musi Banyuasin (Muba), yang menjerat Bupati nonaktif Muba Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka.

“Para saksi hadir dan didalami antara lain terkait dengan aktivitas keuangan PT SSN (Selaras Simpati Nusantara) dan diduga ada perintah dari tersangka SUH (Direktur PT SSN Suhandy) untuk mengeluarkan sejumlah uang yang kemudian diberikan kepada tersangka DRA (Dodi Reza Alex Noerdin),” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Selasa (2/11).

Berita Terkait : Didalami KPK, Arahan Khusus Dodi Alex Noerdin Di Tiap Proyek Pemkab Muba

Ali tak merinci total uang yang disiapkan. Yang pasti, duit itu diberikan ke Dodi melalui Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori. “Sebagai bentuk fee atas proyek yang didapatkan oleh PT SSN dimaksud,” ujar Ali.

KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka, yakni Dodi, Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.
 Selanjutnya 


https://rm.id/baca-berita/nasional/97950/kpk-dalami-perintah-bos-pt-ssn-siapin-duit-buat-suap-bupati-muba

 

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi