Komnas HAM Pastikan Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir Joshua Menguat, Skakmat !

16 August 2022, 9:16

POJOKSATU.id, JAKARTAKomnas HAM menegaskan, indikasi obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua semakin menguat.

Menguatnya indikasi Obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir Joshua itu didapat Komnas HAM setelah melakukan pemeriksaan TKP, yakni rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.

Indikasi menguatnya obstruction of justice itu disampaikan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada wartawan di lokasi.

“Obstruction of Justice sejak awal kami bilang ada indikasi kuat. Ketika kami cek di TKP, indikasi itu semakin menguat,” ungkap Anam, Senin (15/8/2022).

Saat di dalam rumah dinas Ferdy Sambo, Komnas HAM melakukan pengecekan dan pengujian seluruh bahan yang selama ini sudah didapat Komnas HAM.

BACA: Konon Putri Candrawati Ancam Bongkar Bisnis Haram Ferdy Sambo, Brigadir Joshua yang Disiksa

“Yang pasti kami mengecek semua bahan yang kami punya. Semua bahan itu tadi kami uji di TKP tersebut. Itu menemukan peristiwanya semakin terang benderang,” jelasnya.

Anam bahkan kembali menegaskan adanya obstruction of justice atau tindakan penghalang-halangan proses hukum dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

“Kalau tadi pertanyaannya, apakah terkait obstruction of justice misalnya, indikasinya semakin kuat? (Iya) Semakin kuat,” tegasnya.

Anam menjelaskan, saat di TKP, pihaknya didampingi Tim Inafis, Tim Labfor serta Dokkes Mabes Polri.

Kepada Komnas HAM, Tim Inafis memberikan penjelasan terkait sejumlah temuan yang ditemukan di TKP pembunuhan Brigadir Joshua itu.

BACA: LPSK Bongkar Permohonan Ngadi-ngadi Putri Candrawati, Duh Borok Lagi

Mulai dari kondisi ruangan, posisi jenazah, sampai terkait sudut tembakan.

“Kami cek apakah betul ruangannya, dan sebagainya. Dan ternyata betul. Kedua, misalnya terkait posisi jenazah dan sebagainya. Itu juga betul,” sambung Anam.

Anam mengungkap pihaknya juga memeriksa lubang tembakan, sesuai bahan dan dokumen yang telah dimiliki Komnas HAM.

Sayangnya, Anam tak merinci hasil temuan dari pemeriksaan TKP tersebut.

Hanya saja, Anam menyatakan bahwa pemeriksaan TKP ini membuat misteri kasus pembunuhan Brigadir Joshua semakin terbuka.

BACA: Alasan LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Putri Candrawati, Netizen Maha Benar

“Proses ini membuat kami juga peristiwanya semakin terang benderang,” ungkapnya.

Setelah ini, Komnas HAM akan langsung menyusun laporan rekomendasi terkait pembunuhan Brigadir Joshua.

“Minggu ini Komnas HAM mau menyusun temuan-temuan kami, misalnya terkait obstruction of justice, konstruksi peristiwanya kayak apa dan sebagainya,” tandas Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (ruh/pojoksatu)

Partai

Institusi

K / L

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi