Kemenperin Menerapkan Teknologi Digital Pantau Pasokan Migor

1 April 2022, 11:09

Ilustrasi minyak goreng. (foto: istimewa) 

KBRN, Jakarta : Kementerian Perindustrian (Kemeneprin) menggunakan teknologi digital untuk melakukan pengawasan terhadap pasokan dan distribusi minyak goreng curah bagi masyarakat, pelaku usaha mikro dan usaha kecil.

“Pengawasan dilakukan secara online, sejak dari produksi, distribusi dan penjualan di tingkat pengecer dengan menggunakan aplikasi digital Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) yang dapat melacak aliran MGS Curah sejak dari bahan baku sampai ke tangan pengecer,” kata Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan, Kamis (31/3/2022).

Untuk melakukan program pengawasan tersebut, Menteri Perindustrian telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1474 Tahun 2022  tentang Tim Pengawas Penyediaan MGS Curah untuk kebutuhan masyarakat, usaha kecil dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Dalam pelaksanaannya, pengawasan yang dilakukan melibatkan perwakilan Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Satgas Pangan POLRI, pemerintah daerah dan BPDPKS.

Menurut  Masrokhan,  pengawasan  untuk memastikan pelaku usaha telah terdaftar dan telah menyediakan minyak goreng curah sesuai ketentuan, antara lain tidak melakukan pengemasan ulang (repacking), memalsukan dokumen, mengalihkan alokasi MGS curah ke industri, baik dalam negeri maupun ekspor. Seslain itu, para distributor juga wajib melakukan distribusi sesuai ketentuan.

Selain itu, juga untuk memastikan minyak goreng sawit curah telah diproduksi dan didistribusi tepat sasaran dan tepat jumlah untuk keperluan masyarakat, Usaha Mikro, dan Usaha Kecil, serta tersedia secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga pembiayaan oleh BPDPKS kepada pelaku usaha benar-benar  tepat cara, tepat jumlah, dan tepat sasaran serta akuntabel sesuai ketentuan.

“Objek utama pengawasan di lapangan, antara lain kepatuhan pelaku usaha, industri, dan produsen untuk mendaftar program minyak goreng curah bersubsidi. Sudah ada alokasi ketersediaan migor curah bersubsidi di setiap daerah dengan harga yang sesuai dengan ketentuan HET,” papar Masrokhan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan harga migor curah di tingkat konsumen telah sesuai HET yang ditetapkan, yaitu Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per Kg dapat dicapai pada tanggal 4 April 2022.

Masrokhan menambahkan, pihaknya telah menyediakan laman portal untuk pengaduan terkait permasalahan distribusi, ketersediaan stok maupun harga MGS curah di lapangan melalui  https://siinas.kemenperin.go.id/pengaduan/mgsc/. (imr) 


https://rri.co.id/ekonomi/1407435/kemenperin-menerapkan-teknologi-digital-pantau-pasokan-migor?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Media

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi