Kemenkominfo Keluarkan SKLO Layanan 5G pada Indosat

17 June 2021, 10:46

KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika telah mengeluarkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) layanan 5G kepada PT Indosat Tbk.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengungkapkan, penerbitan SKLO ini didasarkan pada pelaksanaan Uji Laik Operasi atau ULO bertempat di Jakarta Pusat area Monas – Jl. Medan Merdeka Barat – Jl. Medan Merdeka Selatan, di mana PT Indosat, Tbk, dinyatakan ‘Laik’.

“Dengan diterbitkannya SKLO 5G ini menandakan bahwa seluruh sarana dan prasarana untuk penggelaran jaringan 5G yang telah selesai dibangun oleh PT Indosat, Tbk, secara teknis siap dioperasikan, khususnya akan dilakukan pada pita frekuensi 1800 MHz atau 1,8 GHz, dengan lebar pita 20 MHz dalam rentang 1837,5 MHz sampai dengan 1857,5 MHz,” ungkap Johnny dalam konferensi pers di Media Center Kemenkominfo Jakarta, Senin (14/6/2021).

Lebih lanjut Johnny berharap layanan 5G akan berkembang dalam waktu yang tidak terlalu lama dan akan terus diperluas berdasarkan pertumbuhaan permintaan pasar di lokasi lain.

“Selain di Pulau Jawa, penggunaan jaringan 5G juga akan diterapkan pada tempat-tempat yang menjadi prioritas utama destinasi wisata seperti Danau Toba di Sumatera Utara, Borobodur di Jawa Tengah, Mandalika di NTB, Labuhan Bajo di NTT dan Likupang di Sulut. Selain itu akan ada lokasi industri manufaktur yang juga akan menerima jaringan 5G, serta untuk di lokasi Ibu Kota Negara baru pada 2024 mendatang,” ujarnya,.

Ia menambahkan, pada generasi kelima atau 5G ini juga diharapkan dapat memberikan layanan untuk mendukung industri dan masyarakat di masa depan seiring dengan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence serta teknologi Internet of Things (Iot).

“Pemerintah Indonesia sendiri menerapkan kebijakan teknologi netral dalam implementasi layanan 5G. Operator seluler memiliki kesempatan untuk memilih teknologi netral yang cocok dengan pertimbangan bisnis dan keadaan. Kami mengharapkan pilihan tersebut dapat mendukung penyelenggara layanan telekomunikasi seluler untuk mengembangkan ekosistem teknologi,” kata Johnny.

“Semoga dengan langkah awal implementasi teknologi 5G di Indonesia ini, kita dapat semakin mewujudkan akses telekomunikasi yang lebih berkeadilan, menjembatani kesenjangan digital (digital divide), meningkatkan kemampuan dan literasi masyarakat untuk menggunakan teknologi secara lebih adaptif, dan juga turut mendorong penggunaan internet yang lebih produktif untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.


https://rri.co.id/teknologi/sains-dan-teknologi/1078640/kemenkominfo-keluarkan-sklo-layanan-5g-pada-indosat?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Statement

Fasum

Transportasi