Kemenko Perekonomian Gandeng Akademisi Sukseskan Presidensi G20 Indonesia

30 May 2022, 22:58

Liputan6.com, Jakarta Kelompok negara dalam Group of Twenty (G20) berkontribusi pada 85 persen PDB dunia, 75 persen perdagangan dunia, dan 80 persen investasi global, serta meliputi dua pertiga populasi penduduk dunia. Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi G20 tahun 2022 berada pada periode yang sangat krusial bagi proses pemulihan ekonomi global.

Terkait dengan peran Indonesia  yang memegang Presidensi G20 tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Pemerintah terus bekerja secara inklusif dan kolaboratif untuk memajukan agenda yang relevan dengan semua yang sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia yaitu Recover Together, Recover Stronger.

Hal tersebut merupakan langkah agar G20 tahun 2022 bisa menghasilkan sisi aksi konkret yang dapat dicontoh di berbagai tempat dan bermanfaat bagi dunia, seperti membangun ekosistem dunia yang ramah disabilitas, berpihak pada inovasi, dan membuat kebijakan yang bisa diaplikasikan.

Dalam kegiatan sosialiasi dan edukasi G20 di Purwokerto, Senin (30/05), Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multirateral Ferry Ardiyanto membuka acara tersebut dengan kembali menyampaikan bahwa G20 adalah salah satu forum kerja sama ekonomi dan keuangan internasional yang terdiri dari 19 negara dan 1 negara perwakilan regional Uni Eropa. G20 juga terdiri dari dua track yaitu Sherpa Track dan Finance Track.

“Mahasiswa tidak hanya bisa ikut Youth20 tetapi bisa juga mengikuti side event lain yang diselenggarakan dan terbuka untuk umum. Kalau adik-adik ingin menulis tesis atau artikel tentang G20, bisa mengunjungi website www.g20.org ada semua,” kata Asdep Ferry, Senin (30/5/2022).

Sebagai informasi, Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang masuk dalam keanggotaan G20. Adanya momentum ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, bahwa Indonesia adalah negara besar yang keberadaannya sangat diperhitungkan oleh negara-negara lain di dunia, baik dari sisi ekonomi, letak geografis, maupun sikap politiknya.

 

Indonesia resmi memegang Presidensi G20 setelah dipegang oleh Italia. Presiden Jokowi sendiri yang secara simbolis menerima kepemimpinan G20 langsung dari Roma, Italia. Lalu apa untungnya bagi Indonesia?


https://www.liputan6.com/bisnis/read/4974753/kemenko-perekonomian-gandeng-akademisi-sukseskan-presidensi-g20-indonesia

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi