Kemenkes Klarifikasi soal Rapor E DKI Jakarta, Anies Baswedan Merespons Begini

8 June 2021, 8:37

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sempat menyatakan jika DKI Jakarta mendapat penilaian E dalam hal penanganan Covid-19. Kemudian hal itu diklarifikasi, lalu dinyatakan telah terjadi kekeliruan.

Menkes Budi Gunadi Sadikin bahkan melontarkan permintaan maaf atas kesalahan tersebut. Penilai E tersebut seharusnya hanya untuk kategori indikator risiko. Bukan penilaian kinerja secara keseluruhan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambut baik klarifikasi yang dikeluarkan oleh Menkes. Anies menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta terbuka untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam mereview indikator risiko yang merupakan standar baru dari WHO dalam melihat laju penularan pandemi dan respons Daerah pada penanggulangan wabah Covid-19.

Mantan Mendikbud itu menekankan, Pemprov DKI Jakarta selalu mengutamakan keselamatan warga dalam penanganan pandemi ini. Menurutnya, penanganan harus berdasarkan fakta, transparan, dan bekerja keras dalam jangka panjang.

“Penilaian dengan skema seperti yang sempat dikeluarkan oleh Wamenkes itu justru berisiko mengganggu kerja serius penanganan pandemi. Untuk itu, kami mengapresiasi klarifikasi Pak Menkes. Pak Menkes paham betul dan sudah terbiasa kerja berbasis sains dan bukti lapangan,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5).

Anies mengatakan, kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kemenkes tela berjalan baik. Secara personal, Budi Gunadi juga dianggap sebagai sosok yang bisa diajak kerja sama.


https://fajar.co.id/2021/05/28/kemenkes-klarifikasi-soal-rapor-e-dki-jakarta-anies-baswedan-merespons-begini/

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi