Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Impor Besi atau Baja

30 May 2022, 20:46

https: img.okezone.com content 2022 05 30 337 2602809 kejagung-kembali-tetapkan-tersangka-kasus-korupsi-impor-besi-atau-baja-CTpwn9SLIf.jpg

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dalam impor besi atau baja dan produk turunannya pada 2016 – 2021.

Tersangka tersebut berinisial T yang memiliki jabatan sebagai manajer PT Meraseti Logistik Indonesia.

“Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menetapkan T selaku Manager di PT Meraseti Logistik Indonesia sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016- 2021,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Senin (30/5/2022).

Ketut menjelaskan, dalam perkara ini tersangka T diduga bekerja sama dengan BHL menyiapkan sejumlah uang yang diserahkan kepada tersangka Tahan Banurea (TB) selaku Kasubag Tata Usaha Periode 2017-2018 dan Kasi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 Direktorat Impor Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

“Menyiapkan sejumlah uang untuk diserahkan kepada TB guna memperlancar pengurusan pembuatan surat penjelasan (sujel) di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI,” jelasnya.

Baca juga: Kejagung Tangkap DPO Terpidana Kasus Penggelapan Rp13 Miliar

Tersangka T merupakan orang yang melakukan pemalsuan surat penjelasan (sujel) di Jalan Pramuka Jakarta, dan setelah dipalsukan oleh tersangka T kemudian diberikan kepada BHL untuk selanjutnya dipergunakan oleh BHL untuk melakukan importasi besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya.

Baca juga: Pegawainya Diduga Korupsi Perizinan Impor Baja, Kemendag Bilang Begini

“Tersangka T adalah orang yang berperan aktif untuk melakukan pendekatan dan pengurusan surat penjelasan melalui tersangka TB di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI,” jelasnya.

Terhadap tersangka selanjutnya penyidik melakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selam 20 hari untuk mempermudah pemeriksaan.

Sebelumnya penyidik menerapkan Tahan Banurea (TB) seorang aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Perdagangan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor baja sepanjang 2016-2021. Tahan diduga menyalah gunakan jabatannya.

Baca juga: Kasus Impor Besi Baja, Bos PT Perwira Adhitama Sejati Digarap Kejagung


https://nasional.okezone.com/read/2022/05/30/337/2602809/kejagung-kembali-tetapkan-tersangka-kasus-korupsi-impor-besi-atau-baja?page=1

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi