Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung RI Tetapkan Tersangka Baru

31 May 2022, 11:36

PIKIRAN RAKYAT – Kejaksaan Agung RI menetapkan tersangka baru terkait kasus dugaan suap impor besi atau baja pada tahun 2016 sampai 2021.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Ketut Sumedana menyebut, satu tersangka baru itu Manager PT. Meraseti Logistik Indonesia inisial T.

“Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menetapkan T selaku Manager di PT. Meraseti Logistik Indonesia sebagai tersangka,” kata Sumedana dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 31 Mei 2022.

Sumedana menjelaskan, tersangka bekerjasama dengan saksi inisial BHL menyiapkan sejumlah uang yang diserahkan kepada tersangka lainnya yang merupakan pegawai Kemendag RI inisial TB guna memperlancar pengurusan pembuatan Surat Penjelasan (sujel) di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI.

Baca Juga: Darah Mengalir dari Dalam Mobil, Penyebab Kematian Pria yang Ditemukan di Baleendah Bandung Terungkap

Baca Juga: Peluk Hangat Ridwan Kamil di Tepi Sungai Aare ke Heinrich, Penyelamat Adik Eril

Selain itu, tersangka T adalah orang yang melakukan pemalsuan surat penjelasan (sujel) di Jalan Pramuka Jakarta untuk diberikan kepada BHL dan dipergunakan oleh BHL melakukan importasi besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya.

Tersangka T juga kata dia, adalah orang yang berperan aktif untuk melakukan pendekatan dan pengurusan surat penjelasan melalui tersangka TB di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI.

“Untuk mempercepat proses penyidikan, tersangka T dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: PRIN-24/F.2/05/2022 selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 30 Mei 2022 sampai dengan 18 Juni 2022,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka T disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.


https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-014608074/kasus-korupsi-impor-baja-kejagung-ri-tetapkan-tersangka-baru

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi