Kasus COVID-19 Meningkat, Okupansi Rumah Sakit di Kota Cirebon Kritis

17 June 2021, 22:06

Kasus COVID-19 Meningkat, Okupansi Rumah Sakit di Kota Cirebon Kritis

Ciremaitoday.com, Cirebon – Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Kota Cirebon , Jawa Barat, mulai kritis akibat melonjaknya kasus COVID-19 .

Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi meminta adanya penambahan bed atau tempat tidur untuk pasien COVID-19.

“Kita sudah instruksikan untuk menambah 37 tempat tidur di RSD Gunung Jati. Sedangkan, di RS Ciremai sudah penuh,” kata Agus di kantor DPRD Kota Cirebon, Kamis (17/6/2021).

Selain meminta adanya penambahan tempat tidur bagi pasien COVID-19 di RSD Gunung Jati, Agus juga meminta agar seluruh rumah sakit di Kota Cirebon menyediakan ruang pelayanan COVID-19. Peran rumah sakit swasta bisa membantu pelayanan pasien COVID-19 di Kota Cirebon yang sedang meningkat.

“Seluruh rumah sakit minimalnya menyediakan 30 persen ruang pelayanan untuk pasien COVID-19, dari total ruangan atau tempat tidur yang ada. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes),” kata Agus.

“Memang sekarang kasus naik. Tapi menurut penilaian kami (Satgas COVID-19 Kota Cirebon) masuk zona oranye. Tidak ada RT dan RW yang zona merah,” kata Agus menambahkan.

Lebih lanjut, Agus mengaku akan memperpanjang sewa hotel untuk menampung isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Selama ini Satgas COVID-19 Kota Cirebon kerja sama dengan Hotel Onos untuk isolasi mandiri pasien COVID-19. Kontrak sewa dengan hotel swasta itu berakhir pada akhir bulan ini.

“Hotel juga diperpanjang (sewa) hingga tiga bulan ke depan,” kata Agus.

Sebelumnya, Agus menyebutkan 82 persen ruang isolasi di rumah sakit telah terisi dari total kapasitas yang disediakan.

“Total ada 296 tempat tidur di ruang isolasi seluruh rumah sakit, 238 di antaranya sudah terisi pasien COVID-19. Artinya 82 persen terisi,” kata Agus.

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Fasum

Transportasi