Kasus Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Epidemiolog: Kombinasi Mobilitas Penduduk dan Varian Baru Virus Corona

17 June 2021, 23:05

Petugas kesehatan dari puskesmas kartini melakukan tes cepat antigen kepada seorang pemudik yang baru tiba di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). Total 54 warga yang melakukan tes cepat antigen dan dinyatakan negatif setelah mudik dari berbagai daerah.

JAKARTA, KOMPAS.com – Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan, terdapat dua faktor yang memicu lonjakan kasus Covid-19.

Kedua faktor tersebut yakni, mobilitas penduduk selama libur Lebaran dan munculnya varian baru virus corona yang lebih cepat menular.

“Dua kombinasi ini mendorong lonjakan kasus Covid-19 sangat tinggi sekarang,” kata Pandu saat dihubungi Kompas.com, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Pemerintah Diminta Perbanyak Testing dan Tracing

Pandu mengatakan, akibat dari lonjakan kasus Covid-19 tersebut mulai ditemukan masalah terhadap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang kesulitan menampung pasien Covid-19.

Oleh karenanya, ia meminta pemerintah melakukan upaya yang serius dalam menekan kasus Covid-19 agar tidak ada fasyankes yang kolaps hingga awal Juli.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Upaya serius itu tadi bisa membatasi gerak penduduk, lockdown apakah PSBB,” ucapnya.

Selain itu, Pandu sepakat dengan usulan peniadaan libur panjang selama pandemi Covid-19, meskipun hal tersebut akan sulit terwujud mengingat pemerintah ingin memulihkan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah memperluas cakupan vaksinasi agar mereka yang terpapar Covid-19 dapat terhindar dari perawatan rumah sakit dan kematian.

“Vaksinasi masih rendah, di Inggris cakupan vaksinasi sudah besar sehingga sedikit yang dirawat RS, bahkan zero death, itu luar biasa,” pungkasnya.

Baca juga: 12.624 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Catat 4.144 Kasus

Diketahui, kasus baru Covid-19 kembali melewati angka 10.000 pasien per hari, setelah empat bulan yang lalu mengalami penurunan kasus yang cukup signifikan.

Kasus Covid-19 di Indonesia rata-rata mencapai angka 5.000-6.000 kasus baru per hari pada empat bulan yang lalu.

Namun, hingga Kamis (17/6/2021) data dari Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan, terjadi penambahan 12.624 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.950.276 kasus sejak kasus perdana diumumkan pada 2 Maret 2020.


https://nasional.kompas.com/read/2021/06/17/21115511/kasus-covid-19-kembali-lewati-10000-epidemiolog-kombinasi-mobilitas-penduduk

 

Tokoh

Partai

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi