Kapolri Sebut Kunjungan Keluarga Jadi Salah Satu Penyebab Meroketnya Kasus COVID-19

8 June 2021, 5:36

Kapolri Sebut Kunjungan Keluarga Jadi Salah Satu Penyebab Meroketnya Kasus COVID-19

Merahputih.com – Meningkatnya kasus COVID-19 pasca-arus balik Lebaran 2021 disebabkan karena sejumlah alasan, salah satunya akibat adanya kerumunan.

Tak hanya itu, kasus COVID-19 juga melonjak terjadi karena menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Terutama penggunaan masker.

Baca Juga:

Gibran: Kerja 100 Hari Pertama Tidak Mudah

“Kemudian kegiatan-kegiatan kunjungan ke tempat wisata, ataupun kunjungan-kunjungan ke family, sehingga dari situ kita melihat terjadi peningkatan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai rapat terbatas dengan presiden dan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/6).

Ledakan kasus COVID-19 di antaranya terjadi di Kabupaten Kudus di Jawa Tengah, dan Bangkalan di Jawa Timur. Sigit mengungkapkan, saat ini terdapat 60 desa di Kudus yang masuk zona merah atau berisiko tinggi menularkan.

Polri bersama TNI telah menerjunkan sejumlah personel untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di 60 desa. Dilakukan pemeriksaan ketat terhadap warga yang keluar-masuk wilayah tersebut.

Asrama Haji Donohudan (AHD), Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menjadi tempat isolasi warga Kudus, Senin (7/6). (MP/Ismail)

Kemudian, dilakukan penguatan tracing dan testing dengan menambah personel TNI-Polri. Sehingga, apabila ditemukan warga yang reaktif, diberlakukan treatment berupa isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes PCR.

“Ini yang saat ini kita lakukan. sehingga saat ini diturunkan kurang lebih 4 kompi gabungan TNI-Polri untuk menjaga klaster Kudus,” ujar Sigit.

Tim gabungan TNI-Polri juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah tempat isolasi mandiri yang berada di Asrama Haji Donohudan dan di Semarang. Apalagi, saat ini terdapat 1.200 orang yang menjalani isolasi mandiri di wilayah tersebut.

Terkait dengan banyaknya tenaga kesehatan (nakes) di Kudus yang terinfeksi COVID-19, lanjut Sigit, saat ini rumah sakit-rumah sakit di Kudus sudah mendapat bantuan tenaga kesehatan dari dinas kesehatan pusat, provinsi, hingga nakes TNI-Polri. Sigit memastikan bahwa hal ini tak lagi jadi masalah.

Baca Juga:

100 Hari Kerja Gibran, PKS Solo Sebut Kinerjanya Belum Terlihat

“Harapan kita dalam beberapa hari ke depan klaster Kudus terkait dengan laju penularan COVID-nya bisa kita antisipasi,” tuturnya.

Upaya testing dan tracing juga terus ditingkatkan. Warga yang reaktif segera diberikan treatment berupa isolasi mandiri. “Sehingga pertumbuhan COVID-19 di seluruh wilayah bisa kita kendalikan,” kata Sigit. (Knu)


https://merahputih.com/post/read/kapolri-sebut-kunjungan-keluarga-jadi-salah-satu-penyebab-meroketnya-kasus-covid-19

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi