Kadin Optimistis RI Bakal Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Terbesar di Dunia

16 September 2021, 14:10

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid optimistis Indonesia akan menjadi produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia.

Optimisme tersebut seiring dengan resminya Indonesia membangun pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara.

Diketahui Presiden Joko Widodo telah melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan pabrik tersebut, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: LaNyalla Ingin KADIN Desak Pemerintah Bikin PP untuk Juklak dan Juknis Pelaksanaan UU

Nilai investasi pembangunan pabrik ini mencapai 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,95 triliun.

Presiden mengatakan, pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Tanah Air merupakan wujud keseriusan pemerintah melakukan hilirisasi industri.

Indonesia dinilai harus berani mengubah struktur ekonomi yang selama ini berbasis komoditas, agar bisa menuju hilirisasi dan menjadi negara industrial yang kuat dengan berbasis pada pengembangan inovasi teknologi.

Baca juga: Kadin Indonesia Gandeng UEA Tingkatkan Kemitraan Ekonomi dan Investasi

Terkait itu, Arsjad berangkat dari besarnya pasokan nikel di Indonesia untuk pembuatan baterai lithium yang menjadi bahan utama pengembangan mobil listrik.

Indonesia sendiri memiliki kandungan nikel yang melimpah.

“Nikel adalah bahan utama pembuatan baterai lithium yang digunakan untuk mobil listrik. Kita bisa menguasai salah satu rantai pasok baterai lithium dan pengembangan mobil listrik dunia,” ujar Arsjad, dalam keterangan resminya, Kamis (16/9/2021).


https://www.tribunnews.com/otomotif/2021/09/16/kadin-optimistis-ri-bakal-jadi-produsen-baterai-mobil-listrik-terbesar-di-dunia

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Statement

Fasum

Transportasi