Jumlah Pasien Gagal Ginjal Akut di Indonesia Naik Cepat Selama 2 Bulan, Jabar Peringkat Kedua, Kata Menkes

23 October 2022, 20:19

PRFMNEWS – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan jumlah pasien gagal ginjal akut progresif (Acute Kidney Injury/AKI) pada anak dengan usia variatif berjalan cepat. Percepatan kenaikan jumlah kasus anak pasien gagal ginjal akut progresif di Indonesia ini, ujar Menkes Budi, dilihat dari data selama dua bulan terakhir sejak Agustus sampai 21 Oktober 2022, dengan total sebanyak 241 orang. Adapun data jumlah anak pasien gagal ginjal akut progresif yang dilaporkan meninggal dunia, ujar Menkes, yakni sebanyak 133 jiwa dari total keseluruhan tersebut. Baca Juga: Terjadi Longsor, Ruas Jalan Ciwidey – Cidaun Tertutup, Semua Jenis Kendaraan Tidak Bisa Lewat Budi menjelaskan, berdasarkan laporan Kemenkes per 21 Oktober 2022, provinsi dengan peringkat pertama atau terbanyak menyumbang kasus gagal ginjal akut progresif yakni DKI Jakarta. Jumlah pasien AKI di ibu kota negara ini mencapai 57 pasien, 28 di antaranya meninggal dunia, 22 dalam proses pengobatan, tujuh sembuh dan satu pasien tidak terkait AKI. Kedua, Jawa Barat dengan kasus AKI mencapai 33 pasien. Sebanyak 17 di antaranya meninggal, 13 dalam pengobatan, dan 3 lainnya sembuh. Baca Juga: Daftar 102 Merek Obat Sirup Pernah Dikonsumsi Anak Pasien Gagal Ginjal Akut yang Diungkap Kemenkes Ketiga, Aceh sebanyak 31 pasien, 21 di antaranya meninggal, 6 dalam proses pengobatan, dan 4 lainnya sembuh. Lanjut keempat, Jawa Timur melaporkan total 30 pasien, 14 di antaranya meninggal, 7 dalam proses pengobatan dan 9 lainnya sembuh. Kelima, Sumatera Barat melaporkan total 22 pasien, 13 di antaranya meninggal, 5 dalam pengobatan dan 4 sembuh. Keenam, Bali melaporkan 16 pasien, 10 di antaranya meninggal, 2 dalam pengobatan dan 4 pasien sembuh. “Jumlah kasus berdasarkan kelompok umur didominasi usia 1 – 5 tahun mencapai 153 kasus. Umur 6 – 10 tahun 37 kasus, kurang dari 1 tahun 26 kasus, dan 11 – 18 tahun 25 kasus, ujar Budi, dikutip prfmnews.id dari ANTARA. Baca Juga: Sering Nyeri Punggung di Bagian Bawah? Berikut Cara Mengatasinya, Pakai Cara dr. Sung Menurutnya, lonjakan kasus AKI di Indonesia dimulai sejak Agustus mencapai 36 kasus, meningkat ke 78 kasus pada September, dan 110 kasus pada Oktober 2022. Persentase gejala AKI yang paling dominan berdasarkan prodromal ditandai dengan demam (202 pasien), mual (129 pasien), kehilangan nafsu makan (123 pasien), dan 29 persen pasien mengalami gejala anuria atau volume urine yang sedikit. “Kasusnya meningkat sejak Agustus 2022. Memang kasus gagal ginjal pada situasi normal terjadi tidak pernah tinggi, sebulan biasanya 1 – 5 kasus, tapi kami lihat di Agustus, naik 36 kasus,” ujar Budi.***

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi